Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH perpanjangan masa pencarian dilakukan, Tim Sar Gabungan berhasil menemukan 1 korban terakhir bencana banjir bandang Ternate, pada Minggu, (31/8), sore. Korban ditemukan dalam kondisi tertimbun material lumpur sedalam 1.5 meter.
Upaya pencarian Tim sar gabungan di hari kedelapan membuahkan hasil, Pada minggu sore pukul 18.30 waktu Indonesia timur 1 korban terakhir bencana banjir bandang di kelurahan Rua, Kota Ternate, berhasil ditemukan Tim sar gabungan.
Korban atas nama Minianti Musa usia 39 tahun, Ia ditemukan tertimbun lumpur sedalam 1.5 meter di sekitar bibir pantai Kelurahan Rua, yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya yang tertimbun lumpur.
Baca juga : Timsar Hentikan Sementara Pencarian Korban Banjir Bandang di Ternate
Proses penggalian lumpur menggunakan alat berat agar memudahkan petugas mengevakuasi jasad korban yang tertimbun.
Jasad korban kemudian dievakuasi Petugas sar menggunakan tandu ke ambulan untuk dibawa menuju Rumah Sakit Chasan Boseori Ternate agar dilakukan identifikasi.
Dengan ditemukan 1 korban tersebut, maka total korban meninggal dunia akibat banjir bandang ternate berjumlah 19 orang. Sementara masa pencarian korban resmi ditutup Basarnas Ternate. (Z-9)
Satu korban banjir bandang di Kota Ternate, Maluku Utara ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan, Minggu (1/9).
Status tanggap darurat bencana masih akan berlangsung hingga 7 September 2024.
Operasi pencarian korban banjir bandang di Kekurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara diperpanjang hingga Selasa (3/9).
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan operasi pencarian korban banjir bandang di Rua, Ternate, Maluku Utara belum berakhir setidaknya sampai dengan Sabtu (31/8).
Tim gabungan masih berusaha mencari korban hilang akibat banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara.
KERUGIAN materiel akibat bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai sekitar Rp5 miliar. Berbagai bencana terjadi kurun tiga bulan atau selama periode Januari-Maret tahun ini.
Sejumlah siswa SDN Supiturang 02 mengikuti proses pembelajaran di ruang kelas madrasah diniyah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Struktur tanah yang tipis di atas lapisan batuan membuat lereng sangat rentan runtuh, terutama saat dipicu curah hujan tinggi.
Banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat sebanyak 79 rumah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 yang terjadi pada Kamis (9/4).
Longsor menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved