Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TUMPUKAN telur ayam mentah tersusun rapi pada wadah di atas trotoar jalan di destinasi wisata Pantai Pasir Padi Pangkalpinang. Provinsi Bangka Belitung (Babel)
Saat sinar matahari begitu terik sekitar pukul 11.00 WIB, satu persatu telur ayam diambil dari wadahnya.
Jangan salah, telur telur itu diambil bukan untuk dimasak, melainkan didirikan. Untuk mendirikan telur, butuh kesabaran, kendati saat itu telur akan tetap berdiri karena ada gaya gratifikasi matahari dan bumi.
Baca juga : Yuk, Berkunjung ke Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Bisa Ikut Lomba Makan Otak-otak
Suasana itu, terekam dalam perayaan Peh Cun atau Hari Bakcang di Festival Pasir Padi setahun sekali setiap penanggalan Cina tanggal 5 bulan 5.
Tahun ini, setidaknya ada 3700 telur ayam yang didirikan ribuan peserta sejak pukul 11.00WIB hingga pukul 13.00WIB. setelah itu telur akan jatuh dan tidak bisa didirikan lagi.
Kepala dinas Pariwisata Provinsi Bangka Belitung (Babel) Widya Kemala Sari mengatakan Festival Pasir Padi ini merupakan upaya untuk mempromosikan budaya dan pariwisata di Babel khususnya di kota Pangkalpinang.
Baca juga : Kebumen Bangun Ikon Wisata Baru Senilai Rp180 Miliar
"Ada beragam festival, sejak Minggu kemarin seperti Festival Seroja, UMKM, Mendirikan Telur, lomba Makan Otak otak dan lomba Barongsai," kata Widya. Senin (10/6).
Antusias masyarakat yang datang untuk menyaksikan festival ini menurut luar biasa, hingga terjadi kemacetan di destinasi wisata Pantai pasir padi,"Menjadi daya tarik masyarakat, karena mereka antusias sekali,"ujarnya.
Ia mengaku mendirikan telur ini hanya ada saat perayaan Peh Cun setahun sekali pada penanggalan cina. Dimana sekitar pukul 11-00Wib hingga 13-00wib ada gaya gratifikasi matahari dan bumi sehingga telur bisa berdiri.
Baca juga : Kompleks One Stop Shopping IDD Kian Melengkapi Kawasan PIK 2
"Tema Festival Pasir padi tahun ini tergolong unik Tong Ngin Fan Ngin Jit Jong artinya Cina Melayu sama saja,"ungkapnya
Sementara PJ Walikota Pangkalpinang Lustje Anneke Tabalujan mengatakan, telur ayam ini bisa berdiri hanya pada penangggalan cina tanggal 5 bulan 5.
"Kebetulan penanggalan cina tepat pada hari Senin, jadi sekitar pukul 11.00WIB telur bisa berdiri, ini tradisi yang harus tetap di jaga untuk promosi budaya Pangkalpinang,"katanya.
Baca juga : Aloha PIK, Destinasi Kuliner Tematik Tepi Laut Bernuansa Hawaii dengan Kearifan Lokal
Ia mengaku, kendati telur bisa berdiri, tapi dirinya sudah mencoba dan gagal, karena tidak satu pun yang bisa di dirikannya.
"Ada yang bisa mendirikan sampai 3 hingga 4 telur, tapi saya tidak bisa sama sekali,"ujarnya.
Ia menambahkan tahun ini ada 70 kelompok yang mendirikan telur, terdiri dari ASN, masyarakat umum dan pelajar. "Setiap kelompok 50 telur, kemudian Pemda siapkan 200 telur jadi totalnya ada 3700 telur,"ucapnya. (H-2)
Dokter spesialis anak ingatkan bahaya konsumsi mie instan dan susu kental manis berlebih bagi anak di pengungsian banjir Sumatra. Simak saran gizinya.
Menurut Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Prof. Rizal M. Damanik, mengonsumsi dua butir telur per hari adalah investasi sederhana namun berdampak besar bagi pertumbuhan anak.
Telur purba ini memiliki panjang hampir 30 sentimeter, ukuran yang sangat besar untuk telur bercangkang lunak.
TELUR sering dianggap sebagai sumber protein yang sangat baik. Namun masiih banyak uga menganggap bahwa kuning telur hanya meningkatkan kolesterol dan menambah lemak.
Terlur mengandung protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin A, D, E, B12, mineral zat besi, fosfor, selenium.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Grab Indonesia dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta gelar GrabX Mini Festival 2026 di Kota Tua, hadirkan inovasi AI untuk dukung UMKM dan budaya lokal.
Di tengah arus globalisasi, wisatawan tidak lagi hanya mencari hiburan, tetapi juga nilai dan makna dari destinasi yang dikunjungi.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved