Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai rawit di Palu, Sulawesi Tengah, semakin mahal. Pasokan yang berkurang masuk ke pasar menjadi penyebab.
Pedagang Muhtar Efendi mengatakan, saat ini harga masih bertahan di angka Rp85 ribu per kg.
Harga ini diprediksi semakin mahal jika pasokan masih berkurang hingga mendekati perayaan natal dan pergantian tahun.
Baca juga : Stabilkan Harga, Kementan dan Petani Champion Pasok Cabai ke Pasaran
“Ini saja sudah naik Rp85 ribu dari harga sebelumnya Rp75 ribu per kg. Apa lagi permintaan konsumen tinggi,” terangnya kepada Media Indonesia di Pasar Tradisional Inpres Manonda (PTIM) Palu, Selasa (21/11).
Baca juga : Harga Cabai Rawit di Flotim Meroket
Menurut Muhtar, meski pun harganya mahal permintaan cabal rawit di pasar tetap tinggi.
Oleh karena itu, untuk mencukupi kebutuhan konsumen pedagang terpaksa membatasi penjualan cabai rawit.
“Kami batasi penjualan satu kg per orang. Jadi kalau ada pembeli lebih dari satu kg, kami tidak layani karena stok terbatas,” imbuhnya.
Salah satu konsumen, Nur Rahma sepakat pedagang membatasi penjualan cabai rawit agar seluruh konsumen lain yang juga membutuhkan cabai rawit tetap mendapatkan.
“Cabai rawit ini kan sudah jadi kebutuhan pokok kita. Saya sangat sepakat ada pembatasannya. Jangan sampai hanya ada satu konsumen yang menguasai,” tandasnya. (Z-8)
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
DINAMIKA harga pangan di Sumatra Utara menunjukkan tren yang kontradiktif memasuki pekan keempat April 2026.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak tiga hari terakhir menurun drastis.
SEJUMLAH komoditas cabai di Kota Padang Panjang mengalami penurunan harga yang cukup signifikan pada minggu kedua April 2026.
Komoditas cabai besar dan cabai keriting, harga pada hari libur akhir pekan ini juga turun dari Rp60.000-Rp65.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Kepala UPTD Pasar Muka, Asep Hermawan, mengatakan turunnya harga komoditas cabai rawit dimungkinkan karena mulai berkurangnya permintaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved