Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITEKNIK Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas (capacity building) untuk pemanfaatan teknologi smart farming bagi pelaksana program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS) di lapangan.
Bimbingan teknis (Bimtek) yang diselenggarakan pada Rabu (18/10) ini diikuti oleh petani dan penyuluh sebanyak 60 orang di hotel Whiz Prime Bogor.
Kegiatan ini bermaksud untuk membekali peserta menjadi instruktur dan pendamping Implementasi Smart Farming pada program YESS di Jawa Barat.
Baca juga: Ikuti Pelatihan Bahasa, 34 Petani Milenial dari Jatim Disiapkan Magang di Taiwan
Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi mengatakan untuk mempercepat pelaksanaan TOT (Training of Trainer) dan pelatihan bagi penyuluh dan petani, karena penyuluh dan petani harus punya kemampuan dan skill yang sama, selain skill mereka juga harus mumpuni dan punya komitmen tinggi untuk kemajuan pertanian Indonesia.
Sebelumnya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Dedi Nursyamsi, mengingatkan pentingnya pertanian sebagai sektor prioritas dengan jumlah pintu pasar paling banyak di dunia.
Pertanian, Sektor Terpenting
“Pertanian adalah sektor terpenting, untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat sekaligus menjaga stabilitas nasional. Seiring perkembangan zaman, semua pihak diminta aktif mengembangkan pertanian berbasis teknologi atau smart farming”, ujar Dedi.
Baca juga: Kementan Kirim Sejumlah Alumni Polbangtan Magang ke Jepang
Wakil Direktur III Yoyon Haryanto, mengatakan "Kegiatan TOT, berjalan selama 4 hari dan dibarengi dengan praktek berbentuk prototype nya, berikutnya bagaimana kita menyampaikan teknologi smart farming ini di lapangan nantinya dan menambahkan ilmu dengan bekal serta jejaring yang mumpuni'', ungkap Yoyon.
Secara nasional program YESS ada di 4 provinsi dan salah satunya di Jawa Barat di 5 kabupaten diantaranya Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Subang dengan total jumlah BDSP sebanyak 123 lokasi.
Program YESS Cetak Wrausaha Muda
Melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS), Kementerian Pertanian menciptakan wirausaha milenial yang tangguh dan berkualitas. Program ini ditujukan bagi para pemuda, khususnya di wilayah pedesaan, untuk mengembangkan perekonomian melalui kewirausahaan dan menambah peluang kerja. Dalam kurun waktu 2019-2025, pelaksanaan Program YESS menyasar 320.000 generasi muda di pedesaan.
Dalam kegiatan ini disampaikan beberapa materi seperti konsep Smart Farming dan Precision Farming yang disampaikan oleh kepala Bapeltan Lampung, Abdul Roni Angkat mengatakan
"Kondisi global ekonomi terjadinya penurunan yang disebabkan perang Ukraina dan Rusia yang mengubah peta penyebaran pangan, serta pengaruh alam yakni fenomena el nino atau kemarau berkepanjangan".
Baca juga: Dampingi Petani, Polbangtan Kementan Pacu Potensi Pertanian di Ciamis, Jabar
Menurut Roni, isu smart farming dan precision farming terjadi karena cuaca global, hama penyakit dan faktor alam lainnya. Ditambah lagi dengan adanya peralihan penggunaan lahan pertanian dan tenaga kerja pertanian yang semakin berkurang, selain itu juga keterbatasan modal usaha, serta sedikitnya pelaku entrepreneur di bidang pertanian.
"Internet of Things (IOT) sistem adalah teknologi yang ditawarkan kepada peserta Bimtek, sebenarnya ini termasuk teknologi yang sudah lama. namun tidak apa kita mulai dengan serba otomatis baik sistem penyiraman, alat pengatur suhu dan kelembaban serta alat lainnya yang berada di smart farming", imbuh Roni.
Tidak hanya itu. Peserta kegiatan ini juga dibekali bagaimana merakit rangkaian item-item sensor smart farming dan ditunjang dengan mempraktikkan langsung dilahan pertanian milik Polbangtan Bogor, di Kampus Cibalagung.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan instalasi smart farming, diantaranya pemilihan alat, perangkaian alat, ketersediaan jaringan internet, dan sumberdaya manusianya sebagai operator.
Salah satu SDM yang telah memasuki sebuah era baru menapaki jejak-jejak digitalisasi yang berkembang begitu pesat adalah pertanian. Kolaborasi dibidang teknologi ini menjadi kunci kemajuan sektor pertanian, terutama dalam hal membangun sistem pangan dan pertanian yang tangguh dan berkelanjutan. (RO/S-4)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah terus berupaya meningkatkan populasi dan produktivitas sapi dan kerbau, antara lain melalui penerapan teknologi inseminasi buatan.
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan membuka diri bagi masyarakat apabila menemukan anomali harga pangan pokok di pasaran.
Kabar gembira! Kementan pastikan stok & harga telur ayam terkendali jelang idul fitri 2026. Intip langkah strategis pemerintah lindungi konsumen di sini.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diproyeksikan mengalami surplus sebesar 54 ribu ton pada Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved