Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Mitra Kemaslahatan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan 1.500 paket penanggulangan stunting bagi masyarakat sekitar Pondok Pesantren Candangpinggan, Indramayu, Jawa Barat.
Bantuan secara simbolis diserahkan Kepala Divisi Registrasi dan Analisis Kemaslahatan BPKH Agung Sri Hendarsa bersama Kepala PMU Dana Kemaslahatan BPKH Muhamad Iman Damara kepada Kepala Pondok Pesantren Cadangpinggan Miftahul Jannah, di Ponpes Candangpinggan, Indramayu, Jawa Barat, pekan lalu
"Alhamdulillah, Baznas dan BPKH kembali bersama-sama berupaya memberikan kesejahteraan bagi umat melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara gratis di lingkungan sekitar Pondok Pesantren Candangpinggan, Indramayu," ujar Muhamad Iman Damara melalui keterangan yang diterima Selasa (10/10).
Iman mengatakan, Baznas berkomitmen turut mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia 2024, demi mencapai generasi yang unggul demi kemajuan bangsa.
Secara terpisah, Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan mengatakan, pihaknya sebagai lembaga yang berfokus pada kesejahteraan mustahik sangat memberi perhatian lebih kepada masalah stunting ini. Pencegahan stunting sangat penting demi menunjang perbaikan gizi generasi penerus bangsa.
Baca juga: 498 Ton Beras Impor Masuk Lamongan
Dalam upaya membantu penanganan stunting, berbagai langkah telah dilakukan Baznas melalui Rumah Sehat. Salah satunya dengan mengadakan kelas stunting, pemberian makanan bergizi, pemeriksaan secara berkala, dan mengedukasi para orangtua terkait penanganan stunting. Hal itu dilakukan Baznas di berbagai daerah secara rutin dan berkala.
Rizaludin berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak di lingkungan sekitar Pondok Pesantren Candangpinggan serta masyarakat dapat melakukan perubahan positif dalam pola makan, perawatan kesehatan, dan perhatian terhadap pertumbuhan anak-anaknya.
Sementara itu, Kepala Divisi Registrasi dan Analisis Kemaslahatan BPKH Agung Sri Hendarsa menyampaikan, bantuan ini merupakan upaya BPKH dan Baznas untuk ikut berkontribusi pada pembangunan sosial.
"Melalui program Kemaslahatan ini dan semangat gotong royong, kita bisa mengubah nasib anak-anak menuju pertumbuhan yang sehat dan berkualitas. Mudah-mudahan kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan ini dapat mewujudkan perubahan yang berarti dalam penanggulangan stunting khususnya di wilayah Pondok Pesantren Candangpinggan, Indramayu," pungkasnya. (RO/I-2)
AMPHURI menilai wacana war ticket haji belum matang dan berisiko mengganggu keadilan, memicu gejolak sosial, serta menuntut revisi aturan.
Sementara BPKH baru efektif beroperasi pada 2017, berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.
BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat total aset mencapai Rp238,99 triliun pada akhir tahun 2025, meningkat dari Rp221,05 triliun pada tahun sebelumnya.
BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengumumkan capaian tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebesar 95,69 persen.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menilai desain kelembagaan BPKH sudah tepat, namun perlu penguatan koordinasi teknis dan harmonisasi regulasi dalam RUU Pengelolaan Keuangan Haji.
Bantuan ini diserahkan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat rentan dan prasejahtera.
Sebanyak 97 paket Lebaran disalurkan kepada para guru dan pegawai pondok pesantren yang berisi beras, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tinjau pergerakan tanah di Majalengka. Siapkan bantuan Rp1 Miliar, rumah tahan gempa, dan relokasi berkonsep Kampung Wisata.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Kajen dan Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved