Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam menyebut, terdapat sekitar 4 ribu perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, banyak di antaranya adalah perguruan tinggi swasta (PTS) berskala kecil dan belum memenuhi standar yang ditetapkan, akibatnya harus dilakukan penggabungan alias merger agar memenuhi standar yang ditetapkan.
"Setiap tahun perguruan tinggi yang dimerger sekitar 200-300 setiap tahun se-Indonesia," kata Nizam di Kantor LL Dikti Wilayah V, Yogyakarta, Minggu (8/10).
Merger dilakukan agar PTS yang ada menjadi besar dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Jika banyak PTS kecil, orang akan ragu dengan PTS tersebut. Kalau PTS tersebut besar, orang akan yakin untuk berkuliah di tempat tersebut.
"Kami mendorong, PTS-PTS kecil-kecil bergabunglah supaya menjadi besar," kata dia.
Menurut dia, PTS di Indonesia sebaiknya hanya sekitar seribuan, tetapi besar-besar. Dengan jumlah itu, jika masing-masing PTS bisa menampung 2 ribuan mahasiswa, seluruh lulusan SMA bisa ditampung.
PTS di Indonesia saat ini jumlahnya dua kali lipat dari jumlah perguruan tinggi di Tiongkok, yang hanya sekitar 2.600 perguruan tinggi. Padahal, jumlah penduduk di Tiongkok sekitar 5 kali lipat dari jumlah penduduk di Indonesia.
Nizam meminta, perguruan tinggi di Yogyakarta agar memperkuat kualitasnya. Pasalnya, saat ini perguruan tinggi di daerah-daerah semakin banyak. Setiap kabupaten sudah memiliki perguruan tinggi
"Kita harus terus mengangkat Jogja sebagai Kota Pelajar. Jadikan Jogja nyaman, sehat, dan aman untuk belajar dan kualitasnya harus betul-betul diangkat," kata dia.
Menurut dia, jika dua hal tersebut dilakukan, orang tua dari luar Yogyakarta akan menyekolahkan anak-anaknya ke DIY. Namun, jika Jogja menjadi tidak nyaman dan kualitasnya biasa-biasa saja, orang tua akan memilih menyekolahkan anaknya di daerah mereka masing-masing.
Penggabungan Tiga PTS
Plt. LL Dikti Wilayah V, Aris Junaidi menambahkan, pihaknya saat ini sedang memproses penggabungan tiga perguruan tinggi swasta. Ia hanya membocorkan, ketiga perguruan tinggi yang akan digabung tersebut adalah perguruan tinggi di bidang kesehatan.
"Kami rutin mengecek standarisasi PTS yang ada di DIY. Kami juga sudah punya PTS yang di bawah standar, misalnya terkait kelembagaan, kurikulum, serta sarana dan prasarana," kata dia.
PTS yang berada di bawah standar tersebut diberi waktu 6 bulan agar bisa memenuhi kekurangan mereka. "Jika tidak bisa memenuhi standar, (PTS tersebut) akan dilakukan merger," kata dia.
(Z-9)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Dalam empat tahun terakhir, PTN di bawah Kemendiktisaintek maupun Kemenag telah menyerap tambahan sekitar 1,4 juta mahasiswa baru.
Tiga universitas yang meluncurkan program pendidikan dokter spesialis, yaitu Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Universitas Katolik Atma Jaya dan Universitas Pelita Harapan (UPH).
Universitas Esa Unggul kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Silver Winner di ajang Anugerah Diktisaintek 2025.
Dengan sistem pembelajaran yang mengikuti standar dunia, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan yang relevan, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis
Universitas Esa Unggul Bekasi menawarkan 10 Fakultas Dan 38 Program Studi dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi di berbagai bidang.
Brian menambahkan keberadaan PTS sangat penting dalam mendongkrak Angka Partisipasi Kasar atau APK perguruan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved