Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ATRAKSI lampu yang dipantulkan ke water screen (layar air) sehingga menampilkan gambar hidup seperti layar bioskop mewarnai Festival Produk Milenial di kawasan Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Para milenial yang hadir memenuhi area di sekeliling danau tersebut.
“Saya sengaja tak menyampaikan saat membuka acara ini karena biarkan masyarakat menyaksikan sendiri,” kata Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, seusai acara, Jumat, (25/8).
Baca juga : Lansia Miskin Gorontalo Bakal Miliki Rusun Setara Hotel
Festival milenial itu merupakan gagasan Gobel yang didukung oleh Bank Indonesia sebagai sponsor utama serta didukung bank-bank pemerintah maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Festival akan berlangsung hingga Minggu (27/8). Acara berlangsung dari siang hingga malam hari dan dimeriahkan dengan live music.
Baca juga : Gobel: Pinjol Ilegal Bisa Hancurkan Rakyat Gorontalo
Pada kesempatan itu hadir Bupati Gorontalo Nikson Pomalingo, Wakil Bupati Bone Bolango Merlan S Uloli, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo Dian Nugraha, serta utusan dari Partai Demokrat, PKS, Golkar, dan PPP.
Adapun para peserta festival adalah para milenial yang menerjunkan diri dalam berbagai usaha berskala UMKM seperti kuliner, handicraft, dan juga pertanian.
Dian Nugraha mengatakan, produk-produk UMKM Gorontalo sudah tembus ekspor ke Jepang, Malaysia, Korea Selatan, dan Eropa.
Gobel menceritakan, saat kampanye pemilu 2019, ia mengaku sering melintas di Danau Perintis. Danau yang terletak di cekungan di antara bukit-bukit tersebut, katanya, begitu indah.
Melihat keindahan danau, Gobel bertekad untuk mengembangkan kawasan danau buatan yang ditujukan untuk irigasi pertanian tersebut.
Pada sisi lain, ia mengaku prihatin dengan kondisi kemiskinan di Gorontalo sebagai provinsi termiskin kelima di Indonesia. Padahal Gorontalo memiliki tanah yang subur sehingga produk pertanian dan buah-buahan di Gorontalo memiliki rasa yang lezat.
Gorontalo juga memiliki alam yang indah. Gorontalo memiliki bukit-bukit kecil dengan lanskap yang indah. Gorontalo juga memiliki pantai dan pulau-pulau kecil dengan pasir putihnya.
Dan yang tak kalah indah adalah danaunya. Salah satunya adalah Danau Perintis. Gorontalo juga memiliki keunggulan ekonomi berbasis budaya serta kearifan lokal. Ada beragam kuliner, kain sulam karawo, dan handicraft lainnya, yang sudah berhasil menembus pasar ekspor.
Untuk itu, pada 2021, Rachmat Gobel meluncurkan Visi 2051 yang berjangka 30 tahun. Salah satunya adalah menjadikan spot-spot yang ada dijadikan tempat tujuan wisata.
Namun, arena wisata itu harus menjadi sebuah ekosistem yang terintegrasi sehingga menjadi gravitasi ekonomi baru yang mampu menghela banyak faktor dan melibatkan sebanyak mungkin orang.
Maka, Gobel mempercantik sekeliling danau dengan lampu-lampu. Sedangkan di tengah danau dilengkapi atraksi water screen. Selain itu juga disediakan lapak-lapak untuk UMKM dan area-area untuk relaksasi.
“Yang utama adalah Danau Perintis bukan hanya tempat yang baik untuk healing dan kongkow, tapi juga akan menghidupkan ekonomi masyarakat Gorontalo. Industri kuliner, handicraft, dan pertanian serta perikanan akan terbantu oleh hidupnya Danau Perintis. Lapangan kerja baru juga akan tercipta. Dengan demikian aktivasi Danau Perintis ini membangun harapan bagi masa depan generasi muda Gorontalo. Karena itu setiap tahun di Danau Perintis selalu ada kegiatan Festival Produk Milenial seperti hari ini,” katanya.
Pada kesempatan itu Gobel mengajak seluruh kekuatan politik di Gorontalo untuk melupakan latar belakang partai.
“Kepentingan kita sama. Ingin memajukan Gorontalo. Biarlah perbedaan itu hanya ada saat di tempat pemungutan suara. Selebihnya kita sama. Saya senang saat ini hadir perwakilan dari partai-partai. Ini bukti kedewasaan kita dalam berpolitik. Saya justru kecewa dengan ketidakhadiran Pejabat Gubernur. Padahal kegiatan ini untuk membantu pemerintah daerah,” katanya. (Z-5)
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Milenial dan Gen Z Indonesia beralih ke multi-income stream dan pengelolaan uang real-time di tengah tekanan ekonomi. Simak perbandingan datanya di sini.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan parameter kesuksesan tradisional seperti kepemilikan rumah atau tabungan jangka panjang, menuju pengelolaan keuangan yang personal dan berbasis nilai.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Warga keturunan Jawa Tondano (Jaton) mulai memasak dodol yang menjadi kudapan khas Lebaran Ketupat untuk dibagikan kepada setiap tamu yang datang berkunjung pada Sabtu (28/3) nanti.
Usai libur Lebaran 2026 dan kebijakan Work From Anywhere (WFA), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo membuka kembali layanan administrasi kependudukan..
Sejumlah warga memanfaatkan libur Lebaran 2026 dengan mengunjungi pantai tersebut untuk berenang hingga wisata kuliner dan menikmati matahari terbenam.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah dengan menyediakan tujuh komoditas pangan yang dijual dengan harga satu paket Rp95 ribu, dari harga asal sebesar Rp247 ribu
Gobel menyebut, munculnya harapan kemajuan Gorontalo ditandai oleh hadirnya tiga proyek strategis besar.
Luas panen dan produksi padi di Gorontalo
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved