Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK) menggelar program Wirausaha Merdeka (WMK) dengan tajuk KEEP: Key Enhancement Entrepreneur Program Tahun 2023. Acara berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood kampus USK Darussalam, Banda Aceh pada Senin (21/8).
Direktur Direktorat Prestasi dan Kewirausahaan USK Dr Ir Rahmat Fadhil STP MSc mengatakan, USK merupakan satu dari 34 Perguruan Tinggi di Indonesia yang pada tahun ini memenangi Wira Usaha Merdeka dari Kemendikbudristek.
"Sebuah prestasi bagi USK yang tahun ini dipercayakan menjalankan program WMK. Setelah sempat mencoba tahun lalu, yang saat itu belum beruntung" kata Rahmat.
Dikatakannya, lebih dari 200 peserta mengikuti WMK di USK. Mereka berasal dari 14 perguruan tinggi se-Indonesia. Selama menjalani program ini, mereka belajar dari sejumlah mitra USK. Misalnya beberapa UMKM di Aceh serta BUMN seperti BSI, PT POS Indonesia, dan Pegadaian.
Baca juga: USK Turunkan Uang Kuliah hingga 31%
"Peserta WMK bebas memilih satu dari 34 Perguruan Tinggi yang menjalankan WMK. Khusus di WMK USK tahun ini, peserta terbanyak dari kampus lain berasal dari Universitas Muhammadiah Sumatera Utara (UMSU) dengan total peserta sebanyak 30 orang" tutur Rahmat.
Supervisor WMK Pusat, Bryan Erfanda Putra mengungkapkan, WMK adalah program unggulan dari Kemendikbudristek yang sudah berjalan sejak dua tahun terakhir. Tahun lalu, 17 Perguruan Tinggi memenangkan program ini dengan total peserta 11.500 mahasiswa.
"Tahun ini ratusan proposal yang masuk, kami review, dan kami pilih 34 Perguruan Tinggi, satu diantaranya yaitu USK. Maka peserta yang sudah ambil bagian, jangan ragu. Apalagi USK sudah memiliki program terbaik" kata Bryan.
Kepada para peserta WMK, Bryan mengingatkan agar mereka fokus belajar berwirausaha dan tidak khawatir dengan proses perkuliahan. Sebab selama menjalani program tersebut, mereka rekognisi 20 SKS. Langkah itu sengaja diambil, agar mahasiswa yang belajar berwirausaha tenang, tanpa khawatir tertundanya kelulusan.
"Menjadi seorang wirausahawan bukanlah sesuatu yang mudah. Ada tantangan yang harus dijalani. Jangan mager, jangan cengeng" jelasnya.
Bryan mengemukakan, tahun ini, peserta WMK mencapai 85 ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia. Peminat WMK tinggi, terbilang merata jika melihat asalnya. "Menjadi wirausahawan bukan kewajiban kampus, tapi dari sendiri. Program WMK hanya jembatan. Untuk menjadi negara maju, butuh minimal 7 persen wirausahawan. Ini penting untuk mengurangi pengangguran terdidik" jelasnya.
Baca juga: Pertambahan Jumlah Pelaku Wirausaha Nasional Harus Terus Didorong
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Dr Mustanir MSi menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya WMK USK. "Ini sebuah kolaborasi yang sangat indah, pemerintah hadir lewat Kemendikbudristek, BUMN, pelaku UMKM, ada komunitas dosen yang telah berwirausaha" kata Mustanir.
Ia yakin, dengan adanya program WMK, bisa menjadi salah satu solusi dalam menanggulangi kekhawatiran Indeks Entrepreneur Indonesia yang relatif rendah dibandingkan negara lain.
"Insyaallah bisa segera kita lewati, menjadi negara dengan Indeks Entrepreneur yang tinggi. Secara khusus, sejatinya Aceh sudah lama dikenal sebagai Bangsa Pedagang. Dengan mayoritas penduduk muslim, menjadi ladang pengamalan sunnah sebagaimana keteladan Rasulullah SAW," jelasnya.
Di momen tersebut, USK turut melaksanakan perjanjian kerja sama dengan sejumlah UMKM, serta dideklarasikan Dosen Entrepreneur USK. Para peserta juga mendapatkan tambahan wawasan dari sharing session dengan narasumber yang pakar di bidangnya. (Z-6)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
UPAYA pemberdayaan ekonomi perempuan kembali mendapat sorotan, kali ini melalui pendekatan yang tidak biasa dengan menggabungkan keterampilan kuliner dengan teknologi digital.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved