Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS hujan pada pertengahan Januari di sejumlah wilayah di Jawa Tengah (Jateng) bakal mengalami penurunan ketimbang dasarian pertama awal tahun. Pada dasarian kedua atau 11-20 Januari, curah hujan dengan kategori sedang hingga tinggi. Namun demikian, masih ada daerah-daerah yang kemungkinan memiliki curah hujan dengan kategori sangat tinggi.
Ketua Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan jika dibandingkan dengan dasarian pertama Januari, maka intensitas hujan pada dasarian kedua lebih rendah. "Pada dasarian pertama Januari, wilayah-wilayah Jateng rata-rata masuk kriteria menengah atau 51-150 milimeter (mm) hingga tinggi 151-300 mm,"ujar Teguh, Kamis (12/1).
Menurutnya, pada dasarian kedua Januari, potensi curah hujan rendah atau kurang dari 50 milimeter per dasarian di sebagian Pantura Rembang, Pati, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Sedangkan peluang curah hujan menengah atau berkisar 51-150 milimeter per dasarian di sebagian besar wilayah Jateng
"Sedangkan potensi curah hujan tinggi dengan kisaran 51-300 mm ada di beprotensi terjadi di Semarang, Kendal, Karanganyar, Cilacap, dan Kebumen. Sementara potensi hujan dengan kategori sangat tinggi atau di atas 300 mm ada di sebagian wilayah Kabupaten Cilacap," ujarnya.
Teguh mengatakan pada dasarian kedua Januari 2023, diprakirakan sebagian besar wilayah Jateng masuk kriteria menengah atau 51-150 milimeter. "Namun untuk curah hujan di sebagian wilayah Pekalongan, Batang, dan Kendal diprakirakan masuk kriteria tinggi atau 151-300 milimeter. Demikian pula dengan wilayah Jateng bagian timur dan barat masuk kriteria rendah atau 21-50 milimeter,"kata dia. (OL-15)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Berdasarkan analisis curah hujan dasarian ketiga Maret 2026, sebagian besar wilayah Jawa Tengah berada pada kategori menengah hingga tinggi.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Sedikitnya 75 RT dan 19 ruas jalan terdampak genangan air akibat hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Sabtu (7/3).
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved