Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut (PPIIG) Universitas Palangka Raya dan Center for International Forestry Research (CIFOR) bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau menyelenggarakan “Workshop Rencana Aksi Daerah-Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-PKSB)” di Aula BAPPEDA Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Lokakarya itu bertujuan memahami perkembangan implementasi RAD-PKSB di Kabupaten Pulang Pisau dengan pendekatan yurisdiksi dan mengenalkan rencana riset berbasis ToA, ToC, dan MEF. Workshop dihadiri oleh 60 orang mewakili OPD terkait perkebunan kelapa sawit di Pulang Pisau, tokoh masyarakat adat, LSM lokal/regional dan perwakilan pekebun/petani mandiri sawit di Pulang Pisau.
Lokarya dibuka oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Pulang Pisau Tata Ali Sumitra yang mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra Edy Purwanto Casmani.
Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Pulang Pisau Diharyo mengungkapkan sejumlah tantangan, perkembangan, dan harapan pekebun sawit di Kabupaten Pulang Pisau.
Agung Catur Prabowo dari Dinas Perkebunan Kalteng mengatakan, dalam implementasi di lapangan, pihaknya berpegangan pada Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan. Namun, masih terdapat kendala untuk pemenuhan RAD-PKSB Kalimantan Tengah.
Baca juga : IPKN 2022: Aceh Masuk 5 Besar Sub-Indeks Travel and Tourism Demand Drivers
"Diantaranya adalah Keterbatasan Anggaran, Kurangnya Tenaga Penyuluh, Ketidakselarasan Pemahaman, Kurangnya Kapasitas SDM Petani Sawit, Rendahnya Produktivitas, dan Lokasi Kebut Sawit Rakyat yang berada dalam Kawasan Hutan," ujarnya.
Direktur PPIIG Universitas Palangka Raya Hendrik Segah mengatakan, dengan mempertimbangkan peran kelapa sawit dalam perekonomian, luas wilayah dan produksi kelapa sawit, Kabupaten Pulang Pisau berpeluang menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional/daerah dan menyerap banyak tenaga kerja.
"Di samping itu, adanya sengketa terkait konflik lahan, keterbatasan sumber pendanaan, tekanan issue lingkungan, keterbatasan SDM dan tenaga terampil, serta ekses otonomi daerah menjadi tantangan dalam pembangunan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Pulang Pisau," ujarnya.
Country Director CIFOR Herry Poernomo mengatakan, pihaknya dengan Universitas Palangka Raya telah menjalankan penelitian tentang pendekatan yuridis di Indonesia terkait kelapa sawit dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapan 4 kabupaten produsen kelapa sawit (termasuk Kabupaten Pulang Pisau) untuk mengimplementasikan program yurisdiksi melalui pendekatan partisipatif, multistakeholder, dan inklusif gender.
Peserta workshop dibagi menjadi 2 kelompok besar di mana masing-masing kelompok akan berdiskusi untuk mengidentifikasi permasalahan, aktor dan risiko Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan di Kabupaten Pulang Pisau dari 4 aspek, yakni Legalitas, Produktivitas, Sosial, dan Lingkungan. (RO/OL-7)
Dengan mengelola lebih dari 40 persen total luas perkebunan sawit nasional, petani tidak lagi cukup hanya berperan sebagai produsen bahan baku. Mereka perlu didorong untuk naik kelas.
Industri kelapa sawit turut memberikan multiplier effect positif terhadap perekonomian daerah serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat.
Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan teknis serta dukungan terhadap penelitian dan pemberian beasiswa di bidang kelapa sawit.
Lebih dari empat dekade sejak introduksi serangga penyerbuk pertama pada 1982, industri kelapa sawit Indonesia kembali memasuki babak baru melalui penguatan inovasi berbasis sains.
Penyebab karamnya KM Berkah Utama II diduga akibat kelebihan muatan. Saat berlayar, KM Berkah Utama II dilaporkan memuat sekitar 40 ton tanda buah segar (TBS).
Presiden Prabowo Subianto umumkan investasi besar untuk pembangunan kilang pengolahan avtur dari kelapa sawit dan minyak jelantah demi swasembada energi.
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved