Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERPUTARAN uang dari sampah plastik di Bali perhari rata-rata mencapai Rp1,2 miliar. Hal ini disampaikan Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) Bali Putu Ivan Yunatana saat ditemui di Denpasar, Sabtu (5/2).
Ivan meminta masyarakat jangan anggap remeh sampah yang bisa menghasilkan sumber ekonomi. Namun hal ini perlu diawali dengan tata kelola pemerintah terhadap sampah yang baik. Bila tata kelola sampah dilakukan secara baik maka sampah akan menjadi sumber penghasilan yang sangat potensial bagi masyarakat.
Menurutnya, Provinsi Bali menghasilkan kurang lebih 4.000 ton sampah dalam sehari. Timbulan sampah terbanyak berasal dari Denpasar, Badung dan Gianyar. Dengan banyaknya sampah yang dihasilkan dalam sehari, semakin memperbesar peluang pencemaran lingkungan. Sejatinya sampah bisa bernilai ekonomi tinggi jika dikelola secara baik dan berada di tangan yang benar sehingga bisa menjadi material daur ulang atau bahan baku industri.
Dijelaskan, dari 4.000 ton sampah yang dihasilkan per hari di Bali, 10-15% memiliki nilai ekonomi lantaran bisa didaur ulang sebagai bahan baku industri.
"Kita asumsikan begini. Sampah yang telah terpilah dengan baik, bilamana sampai kepada industri sebagai bahan baku dengan harga kisaran material tersebut per kilo Rp 3 ribu. Dengan asumsi 4.000 ton sehari, dengan hasil pilahan 10% kan berarti menghasilkan kurang lebih 400 ton sehari. Jika itu dikonversikan ke kilo berarti sama dengan 400 ribu kilo per hari. Itu dikalikan dengan Rp.3.000 per kilo, hasilnya kurang lebih Rp1,2 miliar per hari," kata Ivan.
Baca juga: Atasi Sampah Plastik di Tanah Air dengan Mesin Penukaran Botol Plastik
Ivan yang juga Founder Bali Waste Cycle (BWC) ini menambahkan, perputaran uang sebesar itu bisa didapatkan bilamana proses pemilahan sampah dilakukan dengan benar.
"Ke depan wacananya BWC sebagai salah satu anggota APSI akan menyelenggarakan lomba pemilahan sampah antardesa," ungkapnya sembari menjelaskan selama ini pihaknya telah melakukan pembinaan dan pendampingan kurang lebih ratusan bank sampah dan TPS3R yang tersebar di beberapa kabupaten di Bali.
APSI melalui salah satu anggotanya, BWC, sudah banyak memberikan sosialisasi terkait pemilahan sampah.
"Saya selaku Ketua APSI dan pelaku daur ulang memandang sampah ini sangat memiliki nilai ekonomi. Mungkin banyak masyarakat belum memahami ini. Makanya peran kami melalui anggota APSI melakukan edukasi. Kami sudah terjun dan terlibat di banyak desa memberikan edukasi pemilahan sampah dari sumbernya. Sehingga setelah sampah itu terpilah dengan baik, tentu memiliki nilai ekonomi yang tinggi," tukasnya.(OL-5)
Polda Bali melimpahkan 35 warga negara India tersangka kasus perjudian online lintas negara ke Kejaksaan setelah penyidikan dinyatakan lengkap.
ARYADUTA Bali sukses menggelar Family Fun Run 2026 di Pantai Jerman Kuta dengan 250 peserta, menghadirkan lari santai, bazar, hingga Dog Trick Challenge.
Polresta Denpasar membebaskan 26 WNA yang disekap di sebuah guest house di Kuta, Bali, untuk dijadikan operator scam internasional.
Selain tinggi gelombang laut, seluruh wilayah Bali yang mencakup delapan kabupaten dan kota Denpasar juga diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas sedang
Langkah strategis dalam memperkuat kapasitas petani dan pelaku usaha kopi terus dilakukan untuk meningkatkan daya saing di pasar serta menghadapi tantangan produksi.
Ditjen Imigrasi tangkap WNA Amerika Serikat inisial AJP, buronan kasus pembunuhan, saat tiba di Bandara Ngurah Rai Bali berkat integrasi sistem Autogate.
Melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan teknologi, program-program ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus memberdayakan masyarakat.
Selama lebih dari empat tahun terakhir Banyumas menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi sirkular
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved