Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRESTA Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro memberikan bantuan uang kepada keluarga tidak mampu, untuk membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) anaknya yang menunggak selama tiga tahun.
Kapolresta datang langsung ke rumah pasangan Ali Usman, 40, dan Yati Susiwati, 38, warga Dusun Karanggayam Kelurahan Pucanganom Sidoarjo, Rabu (26/1). Ali Usman selama ini bekerja mengamen, sementara Yati Susiwati hanya ibu rumah tangga biasa yang ikut membantu bekerja serabutan.
Pasutri ini memiliki persoalan tidak bisa membayar uang SPP kedua anaknya, yang masih aktif sekolah, di kelas VII dan IX sebuah SMP swasta. Bahkan tunggakan SPP kedua anak mereka mencapai hampir tiga tahun dengan nilai sekitar Rp10 juta.
"Saya sudah kesana kemari meminta permohonan bantuan demi meringankan tunggakan biaya sekolah anak. Karena perekonomian kami yang pas-pasan dan utang yang menumpuk, saya bingung minta bantuan ke siapa," kata Yati.
Doa Yati Susiwati dan suaminya terwujud dengan datangnya Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro ke rumahnya. Yati mengaku kaget dan gembira, karena tidak menyangka kapolresta datang memberikan bantuan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolresta Sidoarjo. Bantuan ini dapat meringankan tunggakan biaya sekolah anak kami," kata Yati.
Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengaku mendapatkan informasi kesulitan keluarga ini membayar uang SPP dari media sosial. Karena itu dia tergerak datang ke rumah Yati memberikan bantuan.
"Meskipun pihak lain sudah memberikan bantuan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban keluarga," kata Kusumo. (OL-13)
Baca Juga: Industri Rumahan Miras Oplosan Dibongkar Polda Sumsel
Rudianto tidak membeli ikan dari pasar besar yang telah melalui rantai distribusi panjang. Ia menjemput bola langsung dari tangan para nelayan lokal.
Kenaikan harga Minyakita berpotensi menimbulkan persoalan hukum apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam distribusi maupun penetapan harga
KEMERIAHAN peringatan Hari Kartini di Play Group (PG) Kuncup Bunga dan TK Hang Tuah, Tebel, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur berubah menjadi momen penuh drama, Selasa (21/4).
Proyek perbaikan sarana prasarana yang menyasar jenjang PAUD hingga SMA di Sidoarjo tersebut menelan anggaran pusat lebih dari Rp45 miliar.
Kecelakaan maut di By Pass Krian Sidoarjo melibatkan pengemudi di bawah umur. Tiang listrik roboh menimpa pemotor hingga tewas tersengat listrik.
Para ojol itu menerima bantuan paket sembako berupa beras tiga kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Selain itu dua sarden dan lima bungkus mie.
Bantuan ini diserahkan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat rentan dan prasejahtera.
Sebanyak 97 paket Lebaran disalurkan kepada para guru dan pegawai pondok pesantren yang berisi beras, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tinjau pergerakan tanah di Majalengka. Siapkan bantuan Rp1 Miliar, rumah tahan gempa, dan relokasi berkonsep Kampung Wisata.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Kajen dan Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved