Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK vaksin Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Jawa Barat, sudah habis. Saat ini yang tersedia hanya stok titipan dari Polres Sukabumi dan Kodim 0607.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati, mengatakan stok vaksin yang dimiliki Dinkes sudah kosong. Saat ini masih menunggu pendistribusian vaksin dari pemerintah pusat melalui Pemprov Jabar.
"Kalau vaksin Dinkes kosong. Adanya vaksin titipan TNI dan Polri. Stok vaksin titipan dari Polres Sukabumi Kota ada 1.600-an vial dan TNI sekitar 60-an vial," tutur Lulis, Selasa (3/8).
Jumlah sasaran vaksinasi di Kota Sukabumi terdata sebanyak 269.834 orang. Rinciannya, tenaga kesehatan dan penunjang sebanyak 3.337 orang, pelayan publik sebanyak 18.413 orang, lanjut usia sebanyak 27.241 orang, masyarakat umum dan rentan sebanyak 185.498 orang, dan remaja usia 12-17 tahun sebanyak 35.345 orang.
Cakupan vaksinasi bagi tenaga kesehatan dan penunjang pada dosis pertama sebanyak 4.021 orang (120,5%) dan dosis kedua sebanyak 3.596 (107,8%), pelayan publik untuk dosis pertama sebanyak 24.138 (131,1%) dan dosis kedua sebanyak 18.077 (98,4%), lanjut usia pada dosis pertama sebanyak 9.739 orang (35,7%) dan dosis kedua sebanyak 5.790 orang (21,2%), masyarakat umum dan rentan pada dosis pertama sebanyak 46.853 orang (25,2%) dan dosis kedua sebanyak 14.969 (8,1%), serta kalangan remaja pada dosis pertama sebanyak 1.349 orang (3,1%) dan dosis kedua masih nol. "Dikalkulasi, pemberian vaksinasi dosis pertama sudah sebanyak 86.100 orang dan dosis kedua sebanyak 42.432 orang," terang Lulis.
Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Jawa Barat Habis
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengimbau warga yang sudah divaksinasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebab, tak menutup kemungkinan warga yang sudah divaksinasi pun masih bisa terpapar. "Vaksinasi itu merupakan pertahanan terakhir," terang Fahmi. (OL-14)
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved