Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI di tengah pandemi covid-19 yang seharusnya menjadi prioritas. Namun pelaksanaannya di lapangan dinilai masih semrawut.
Belum maksimalnya program vaksinasi di Sidoarjo karena masih banyak keluhan warga yang belum menjalani vaksinasi. Banyak warga yang ingin bisa mendapatkan vaksinasi dan datang ke lokasi, namun kuotanya sudah habis. Padahal mereka juga ikut ngantre, namun harus berakhir kecewa.
"Saya beberapa kali mencoba untuk vaksinasi dengan keluarga dan sudah daftar, tapi kuotanya sering habis," kata Lutfi, 35, warga sebuah perumahan di Kecamatan Gedangan Sidoarjo.
Sulitnya mendapatkan vaksinasi ini juga sering menjadi perbincangan dalam grup media sosial. Banyak yang kemudian bertanya di mana ada kegiatan vaksinasi tapi yang masih ada kuotanya.
"Vaksinasi di Sidoarjo ini banyak dipertanyakan, di mana tempat vaksin, berapa kuotanya, bagaimana cari mendaftarnya. Bahkan ada yang sudah antre dari pagi malah kuotanya habis. Ini masalah sepele tapi tak kunjung diperbaiki," kata mantan anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono, Minggu (11/7).
Menurut Bambang Haryo, harus ada sosialisasi yang jelas terkait jumlah vaksin tersebut ke masyarakat. Misalnya berapa jatahnya, serta skala prioritasnya untuk masyarakat seperti apa yang didahulukan.
"Dari 26 puskesmas sebagai mediator, hingga saat ini tidak ada yang memberikan data akurat kepada masyarakat, berapa vaksin yang tersedia setiap harinya. Hal ini sangat penting untuk antisipasi kerumunan dan timbulnya klaster baru," kata Bambang Haryo.
Selain itu, Bambang Haryo juga menyarankan skala prioritas vaksinasi pada masyarakat yang berkontribusi dalam ekonomi daerah. Seperti pelaku UMKM, PKL serta pedagang pasar tradisional yang seharusnya menjadi sasaran utama.
"Jangan lupa putaran ekonomi 70 persen dari UMKM loh, 90% tenaga kerjanya kira-kira juga dari sektor UMKM, jika mereka diprioritaskan pasti bisa menekan resesi ekonomi di Sidoarjo," kata Bambang.
Bambang Haryo juga berharap Pemkab Sidoarjo mulai mengambil langkah tegas dengan menurunkan mitigasi bencana di masa pandemi ini. Seperti memantau masyarakat yang isolasi mandiri agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan jika melakukan isolasi mandiri.
"Mereka harus tahu obatnya apa saja, Satgas Covid-19 juga seharusnya menjalin komunikasi dengan puskesmas bahwasannya obat-obat yang diperlukan selama isoman ada di puskesmas, agar masyarakat bisa mendapatkan obat tersebut," tegas Bambang Haryo. (HS/OL-10)
Rudianto tidak membeli ikan dari pasar besar yang telah melalui rantai distribusi panjang. Ia menjemput bola langsung dari tangan para nelayan lokal.
Kenaikan harga Minyakita berpotensi menimbulkan persoalan hukum apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam distribusi maupun penetapan harga
KEMERIAHAN peringatan Hari Kartini di Play Group (PG) Kuncup Bunga dan TK Hang Tuah, Tebel, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur berubah menjadi momen penuh drama, Selasa (21/4).
Proyek perbaikan sarana prasarana yang menyasar jenjang PAUD hingga SMA di Sidoarjo tersebut menelan anggaran pusat lebih dari Rp45 miliar.
Kecelakaan maut di By Pass Krian Sidoarjo melibatkan pengemudi di bawah umur. Tiang listrik roboh menimpa pemotor hingga tewas tersengat listrik.
Para ojol itu menerima bantuan paket sembako berupa beras tiga kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Selain itu dua sarden dan lima bungkus mie.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved