Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Reskrim Polresta Sidoarjo meringkus delapan remaja pembuat onar yang meresahkan warga. Sidoarjo, Jawa Timur.
Dua di antara pelaku masih di bawah umur. Sementara enam lainnya adalah MRP,20, AWS,23, RTP,22, RS,22, DP,20, PP,17, RHPG,17, semuanya warga Sidoarjo. Sedangkan satu lagi HDR,19, merupakan warga Manukan Surabaya.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, para pelaku adalah kelompok dari sebuah perguruan silat. Mereka juga menenggak minuman keras sebelum berbuat onar.
Kejadian itu pada Minggu dinihari (31/1) lalu, saat sekelompok remaja tiba-tiba berbuat onar di kawasan Candi Sidoarjo. Saat melintas di dekat Universitas Muhammadiyah Kampus Candi, mereka tiba-tiba mendatangi warung dan mengeroyok salah satu warga. Korban luka parah di bagian belakang kepala karena sabetan senjata tajam kapak. Motor korban juga dirusak para pelaku.
Tak puas di situ, mereka bergerak ke arah kota. Saat di kawasan Pucang, ada sepasang calon suami istri melintas. Tiba-tiba ada paving melayang mengenai kepala korban perempuan. Sementara si laki-laki dikeroyok tanpa sebab. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo.
Sumardji terlihat geram saat menginterogasi mereka satu persatu. Menurutnya, pelaku pengeroyokan tidak delapan remaja itu saja. Pelaku lain masih dalam pengejaran.
"Para pelaku kami jerat pasal 170 dan 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 sampai 6 tahun penjara," kata Sumardji.
Sumardji menambahkan, korban pengeprukan paving masih dirawat di RSUD Sidoarjo. Meskipun telah siuman, namun korban masih sulit diajak berkomunikasi. (OL-13)
Baca Juga: Sowan ke Jaksa Agung, Kapolri Minta Proses Pemberkasan Dipercepat
Rudianto tidak membeli ikan dari pasar besar yang telah melalui rantai distribusi panjang. Ia menjemput bola langsung dari tangan para nelayan lokal.
Kenaikan harga Minyakita berpotensi menimbulkan persoalan hukum apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam distribusi maupun penetapan harga
KEMERIAHAN peringatan Hari Kartini di Play Group (PG) Kuncup Bunga dan TK Hang Tuah, Tebel, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur berubah menjadi momen penuh drama, Selasa (21/4).
Proyek perbaikan sarana prasarana yang menyasar jenjang PAUD hingga SMA di Sidoarjo tersebut menelan anggaran pusat lebih dari Rp45 miliar.
Kecelakaan maut di By Pass Krian Sidoarjo melibatkan pengemudi di bawah umur. Tiang listrik roboh menimpa pemotor hingga tewas tersengat listrik.
Para ojol itu menerima bantuan paket sembako berupa beras tiga kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Selain itu dua sarden dan lima bungkus mie.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved