Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI mogok pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek untuk tak berjualan selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat (22/1) besok, ternyata tak berpengaruh pada pedagang daging sapi di daerah. Seperti yang terjadi di Brebes, Jawa Tengah, selain harganya dinilai normal juga banyak diminati pembeli.
Pemantauan di pasar Induk Brebes Kamis (21/1) pagi, deretan kios pedagang daging sapi masih dipadati para pembeli. Bahkan sejumlah kios pedagang daging sapi terlihat kosong karena semuanya sudah terjual.
Sedangkan harga daging sapi di kios-kios di dalam pasar Induk Brebes tersebut dinilai maih normal yakni Rp150 ribu per-kilogramnya yang untuk kualitas sedang dan Rp120 ribu perkilogram yang untuk kualitas bagus atau super.
Seorang pembeli Sairoh, 52, mengaku membeli daging sapi karena untuk dimasak dan dijual karena dirinya punya usaha catering.
"Untuk kateringan. Saya masak dulu kemudian saya jual," tutur Sairoh.
Sairoh menyebut hampir tiap hari membeli daging sapi di pasar Induk Brebes.
"Tiap hari beli kan saya punya usaha catering," ujar Sairoh, warga Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.
Pedagang daging sapi Hendro Purboyo, 50, mengaku mendengar adanya aksi mogok pedagang sapi di Dejabotabek. Namun dia dan rekan pedagang lainnya tidak terpengaruh.
"Harganya masih normal. Alkhamdulillah malah dagangan saya sudah habis," ujar Hendro.
baca juga: Daging Sapi Impor Naik, Pedagang Jabodetabek Mogok Massal
Selain harganya yang dinilai masih normal pembelinya juga lumayan banyak.
"Yang beli memang umumnya yang untuk dijual lagi seperti pemilik rumah makan dan pedagang bakso," tutur Hendro, sembari menambahkan jika pasokan dari dstributor daging sapi langganannya juga normal.
Seperti diketahui, pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek sepakat untuk mogok berjualan selama tiga hari terhitung mulai Rabu hingga Jumat (22/1). Aksi mogok berjualan itu dilakukan sebagai bentuk protes atas melonjaknya harga daging sapi di rumah pemotongan hewan. (OL-
Harga daging saat menyambut Idul Fitri 1447 Hijriyah, di Provinsi Aceh, melambung tinggi. Hal itu terpantau saat hari mameugang dua hari sebelum lebaran tiba.
Pemerintah membantah klaim bahwa harga daging kerbau beku di pasaran jauh melampaui harga acuan pembelian (HAP) konsumen sebesar Rp80.000 per kilogram.
Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) meminta pemerintah tidak hanya mengawasi perdagangan daging sapi, tetapi juga daging kerbau impor yang beredar di pasar.
Harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta Selatan dilaporkan relatif stabil menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Menjelang bulan Ramadhan, harga daging sapi di pasar mengalami kenaikan. Lonjakan harga terjadi setelah para pedagang menghentikan aksi mogok dagang selama tiga hari pada akhir Januari lalu.
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 15% di periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Pembangunan proyek strategis nasional, Sekolah Rakyat/SR yang berlokasi di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus dikebut.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Pemerintah Kabupaten/Pemkab Brebes, Jawa Tengah, tetap berkonsisten untuk melakukan transformasi besar-besaran melalui visi Brebes Beres.
Tahroni mengingatkan bawa setiap keputusan dalam pengadaan harus dapat dipertanggungjawabkan, didukung dokumentasi yang baik serta berbasis data.
Paramitha menyebut esensi ibadah haji tidak hanya terletak pada pelaksanaan ritual semata, tetapi pada kualitas kekhusyukan dan pemahaman makna ibadah.
Pelaku beraksi dengan menyewa sebuah truk pengangkut. Sapi-sapi tersebut kemudian dibawa keluar dari wilayah Brebes dan dijual ke daerah Banjarnegara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved