Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK membantu upaya memudahkan masyarakat di Kampung Otakwa dan Manasari dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dan barang-barang, PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerja sama dengan Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) secara resmi membuka pusat grosir dan kios di Kampung Otakwa dan Manasari, yang berada di Distrik Mimika Timur Jauh, Jumat (13/11) lalu.
Melalui program pengembangan ekonomi yang bermitra dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dan Keuskupan Timika, pembukaan pusat grosir dan kios ini untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat di wilayah Mimika Timur Jauh yang mayoritas adalah masyarakat Suku Kamoro dan juga sebagai realisasi program pengembangan ekonomi oleh PTFI dalam upaya mengembangkan ekonomi masyarakat.
“Tentu kami, dari perusahaan, berharap hal ini bisa berjalan baik, kebutuhan bahan pokok masyarakat dapat terpenuhi, beberapa kebutuhan lain seperti BBM (Bahan Bakar Minyak) untuk perahu boat, juga bisa didapatkan disini, karena selain kios juga ada Pom Mini untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk masyarakat.” jelas Superintendent Community Economic Development yang mewakili Manajemen PTFI Soni Zonggonao yang hadir dalam kegiatan peresmian pusat grosir di Manasri dan Otakwa.
Baca juga: Warga Nitung Lea Gotong Royong Pikul Trafo PLN
Pembangunan pusat grosir dan kios di dua kampung di wilayah Mimika Timur Jauh sengaja dipilih untuk memudahkan masyarakat di wilayah pesisir dalam memenuhi kebutuhan ekonomi tanpa perlu pergi jauh ke Kota Timika yang menghabiskan banyak waktu dan biaya juga untuk menghindari resiko di perjalanan.
Pembangunan pusat grosir di kampung ini juga sebagai bagian dari komitment PTFI dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menjadikan Otakwa sebagai pusat ekonomi di wilayah Timur yang manfaatnya akan melayani masyarakat dari Distrik Agimuga, Distrik Jila, dan kampung-kampung di sekitar Distrik Mimika Timur Jauh.
Pusat gorsir dan kios ini menjual barang-barang keperluan sembako, sarana nelayan (jaring, cooler box, motor tempel, ketinting) material bangunan, benda rohani, es batu, alat alat sekolah, pakaian, hingga bahan bakar.
Kepala Distrik Mimika Timur Jauh Yulius Katagame mengungkapkan dibangunnya pusat grosir dan kios ini sudah sejalan dengan apa yang direncanakan pemerintah, yaitu pemerataan ekonomi dan penguatan ekonomi kampung.
“Maka dari itu, pemerintah daerah sangat mendukung didirikannya kios kampung ini. Dengan bantuan dari Freeport yang berkolaborasi dengan Gereja Katolik Keuskupan Timika dalam program ini, saya yakin ke depannya akan menjadi lebih baik. Masyarakat saya di kampung ini bisa memenuhi kebutuhan keseharian mereka dengan harga yang sama dengan di tempat lain (di kota), semua yang mereka butuhkan ada disini,” ungkap Yulius.
Pimpinan Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) Benyamin (Beny) Meo menjelaskan, ”Kami dari KMBL adalah perpanjangan tangan dari Gereja Katolik Keuskupan Timika, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memelihara kampung."
“Ke depannya, untuk menjual hasil tangkapan ikan juga tidak perlu jauh-jauh dibawa ke pedagang di kota, kami di kios siap membeli dengan harga yang sama dengan tempat lain. Masyarakat bisa bawa hasil tangkapan ikan, karaka dan lain-lain, kami siap menampungnya,” lanjutnya.
Peresmian pusat grosir dan kios ini diawali dengan pemberkatan oleh Pastor Stefanus Sabinus dari Paroki Mapurujaya, dilanjutkan dengan gunting pita yang dilakukan bersama oleh Kadistrik Mimika Timur Jauh, Yulius Katagame, Valentinus Mitowo, bersama masyarakat setempat. (RO/OL-1)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan rencana besar pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui pembangunan koperasi dalam skala masif.
Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung bagaimana koperasi mengelola usaha, memberdayakan anggotanya, dan menjaga keseimbangan antara fungsi sosial dan kegiatan ekonomi.
Bank Tabungan Negara (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis bersama Induk Koperasi Pedagang Pasar.
Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang menonjol dalam pengembangan koperasi, terutama dalam percepatan pembentukan badan hukum KDKMP.
Sebagai bagian dari roadmap 2026, Kana menargetkan penguatan unit-unit usaha serta perluasan jaringan kemitraan.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved