Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK pembangunan sarpras di pulau Rinca kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) di pastikan tidak mengganggu atau tidak berdampak menurunkan populasi komodo dalam beraktivitas mencari mangsa di kawasan itu.
Otoritas Balai Taman Nasional Komodo di Labuanbajo mengungkapkan kondisi terkini komodo dan satwa lainnya masih tetap stabil dan tidak terkena dampak pembangunan sarana dan prasarana di pulau Rinca, seperti yang diperkirakan sejumlah orang.
Direktur jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan Wiratno mengatakan, berdasarkan data lapangan terungkap kondisi populasi komodo di pulau Rinca lebih banyak dan cenderung stabil termasuk hewan mamalia lain yang menjadi rantai makanan komodo.
Komodo kata Wiratno,merupakan hewan yang berprilaku unik secara liar alamiaa, bergerak mencari mangsa dan juga secara mandiri individu yang bebas.
"Populasinya di laporkan cenderung stabil begitupun dengan hewan lainnya seperti rusa kerbau, babi hutan, monyet, kuda yang hidup di pulau itu. Pemangsa seperti komodo memang berprilaku unik dalam memangsa. Alam itu terjadi hukum rimba, "terang Wiratno, Jumat (30/10).
Wiratno menegaskan pembangunan peningkatan sarpras di pulau Rinca telah memenuhi kajian ilmian dan berbasis data. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak khawatir akan terganggunya populasi di alam itu.
Peningkatan sarpras ini guna menjamin kenyamanan arus kunjungan wisatawan dengan mempertimbangan pelestarian alam konsevasi dan aneka hayati yang ada di TNK.
Baca juga : Gubernur Gorontalo Promosikan Wisata Hiu Paus
Pemerhati konsevasi Pastor Marsel Agot SVD mengatakan pertimbangan pembangunan di pulau rinca sebagai zona pemanfaatan merupakan langkah yang tepat di lakukan pemerintah pusat melalui proyek pembangunan oleh kementerian PUPR.
Dia mengaku dana ratusan miliar yang di kucurkan itu perlu di dukung semua pihak agar kesiapan menjadi destinasi pariwisata premium terjamin mutu dan kualitas pelayanan termasuk fasilitas yang di siapkan.
"Upaya dan komitmen presiden Joko Widodo perlu di apresiasi. Karena demi kemajuan daerah ini dengan mempertimbangkan nilao konservasi bagi masyarakat serta keberlangsungan selanjutnya,"ungkap Pastor Marsel.
Sipri Jemalu, tokoh muda pemerhati lingkungan sosial ketika di minta mengatakan apa yang di bangun pemerintah pusat merupakan bagian dari perwujudan menuju kesejahteraan bagi masyarakat di sektor pariwisata komodo yang telah mendunia itu.
"Komitmen pelestarian di zona pemanfaatan tetap dipatuhi dan di laksanakan sehingga tidak ada lagi praduga yang menyudutkan pihak pemerintah. Pada prinsipnya kita mendukung pembangunan di zona itu, "katanya.
Sipri menambahkan, komunikasi dan informasi hendaklah di berikan secara luas ke publik sehingga tidak ada yang di salah tafsirkan terkait pembangunan sarana dan prasarana di Pulau Rinca. (OL-7)
Kementerian Kehutanan berencana mengembangkan konservasi eksitu Komodo di luar kawasan Taman Nasional Komodo sebagai destinasi wisata alternatif.
Seekor bayi Komodo ditemukan masuk ke pondok milik warga di Dusun Londang, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH menegaskan bahwa rencana peminjaman satwa liar dilindungi jenis komodo ke Jepang akan dilakukan secara sangat hati-hati, terukur, dan mengedepankan kepentingan konservasi.
Dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang Suzuki Norikazu, Jepang menegaskan Indonesia sebagai mitra strategis di sektor kehutanan.
Pemerintah Jepang bahkan berencana menyelenggarakan upacara penyambutan khusus saat komodo tiba di Jepang.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni, melakukan pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Jepang dalam rangka memperkuat kerja sama pengelolaan kawasan konservasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved