Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAUM wanita di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat berinisiatif memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong di sekitar pemukiman mereka untuk menanam sayuran dan tanaman obat.
Tekad dan kerja keras mereka sangat bermanfaat di tengah pandemi Covid-19 untuk membangun ketahanan pangan. Setiap rumah dapat mengakses pangan secara mudah dan murah dari aset pribadi di pekarangan. Kelebihan hasil panen bisa dijual kepada warga sekitar, atau dipasarkan kepada pedagang sayur keliling.
Mereka berhimpun pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Lestari di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Diketuai Eni Lestiorini, KWT Bina Lestari di Kampung Malangnegah Wetan RW 10, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta menciptakan lingkungan pemukiman lebih asri dan hijau.
Kerja keras tersebut mendorong Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyambangi KWT Bina Lestari untuk meresmikan Hibar Eco Village, kemarin.
"Selama ini kita mendengar bahwa sayuran hanya tumbuh di dataran tinggi. Ternyata di Purwakarta yang udaranya cukup panas, sayuran seperti kol bisa tumbuh subur," kata Bupati Anne RM didampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta, Agus Rahman.
Jenis tanaman yang dibudidayakan terdiri atas tanaman serelia, sayuran, buah-buahan dan tanaman obat. Benih diperoleh secara swadaya dan dukungan pemerintah kabupaten (Pemkab) dari dinas terkait dan pendampingan dari produsen benih tanaman sayuranPT East West Seed Indonesia (Ewindo).
Bupati Anne mengakui bertani itu menarik, menyenangkan dan menghasilkan uang selain bermanfaat menjaga ekosistem. Bertani juga menjadi solusi di tengah pandemi Covid-19 memanfaatkan waktu di rumah untuk bertani, sekaligus ketahanan pangan mandiri dari masyarakat.
Penyuluh pusat di Kementerian Pertanian RI, Yulia Tri Sedyowati mengatakan kiprah KWT Bina Lestari di Purwakarta sejalan dengan seruan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo untuk memanfaatkan pekarangan melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan.
"Guna mendukung hal itu, Mentan Syahrul mengharapkan dukungan pemerintah daerah, gubernur hingga tingkat desa, mendorong pemanfaatan pekarangan jadi sumber pangan keluarga," kata Yulia TS mengutip Mentan.
Dedi Nursyamsi selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] mengamini pernyataan Mentan Syahrul bahwa kecukupan pangan dapat diraih dari pekarangan rumah.
"Bertani di pekarangan menghemat uang belanja. Bagus untuk kesehatan fisik. Tubuh disinari matahari pagi. Gerakan menanam mendorong keluarnya keringat yang sehat untuk tubuh menangkal virus Corona," kata Dedi Nursyamsi melalui keterangan tertulis dari Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan BPPSDMP).
Bupati Anne RM mengapresiasi kerja keras KWT Bina Lestari memberi contoh sekaligus kampanye bagi generasi milenial untuk bertani. "Sehat, menyenangkan dan menguntungkan." (OL-13)
Baca Juga: Presiden: Ketimpangan tes Covid-19 Antardaerah Harus Diperkecil
Program pelayanan publik kepada masyarakat, terutama di pelosok pedesaan dilaksanakan untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses yang setara dan berkualitas.
Kasus siswa mengacungkan jari tengah pada guru merupakan dampak negatif penyalahgunaan media sosial oleh siswa.
PERAJIN tempe di Kabupaten Purwakarta,Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor dan plastik yang merupakan bahan baku. Untuk bertahan dalam memproduksi tempe
Seorang pria di Purwakarta tewas dianiaya sekelompok preman saat menggelar hajatan anaknya. Korban dipukul bambu karena menolak pungli. Cek kronologinya!
Pesta pernikahan di Purwakarta berubah jadi tragedi. Tuan rumah meninggal dunia usai diduga dianiaya sekelompok preman, polisi buru pelaku.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, menutup areal lokasi pembuangan sampah lama seluas 4 hektar, digantikan dengan lokasi pembuangan sampah baru di area TPA yang sama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved