Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA kepolisian dari Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran 55 kg narkotika jenis sabu dan terpaksa menembak mati dua bandar. Petugas juga mengamankan belasan lain yang terlibat serta berbagai barang bukti.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Martuani Sormin, mengungkapkan sebanyak 55 kg sabu tersebut diperoleh dari dua jaringan bandar narkoba yang berbeda.
Baca juga: Sempat Buka Tatap Muka, Sekolah di Pariaman Kembali Diliburkan
"Yakni jaringan Medan-Aceh-Pekanbaru dan Medan-Aceh-Surabaya. Mereka adalah jaringan baru yang kita ungkap," paparnya kepada wartawan, Senin (20/7).
Kapolda mengatakan, sebanyak 40 kg sabu yang disita dikemas dalam bungkusan teh. Barang bukti ini diungkap oleh personel Polsek Medan Baru dari salah satu hotel di Kota Medan.
Sementara, sisanya sekitar 15 kg sabu diperoleh dari jaringan Medan-Aceh-Pekanbaru oleh personel Polsek Patumbak, Polsek Sunggal dan Polsek Kutalimbaru.
Barang haram yang dikemas dalam bungkusan teh berwarna hijau beraksara China yang disita dari jaringan internasional tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa ke Provinsi Aceh.
Rencananya, barang ini akan disebarkan ke Sumut, Riau, Surabaya, Palembang, Makasar dan Banjarmasin.
Sebelumnya, Martuani mengatakan, penindakan terhadap dua jaringan narkoba ini mengungkapkan adanya keterlibatan 15 orang tersangka.
"Dua orang di antaranya terpaksa diberikan tindakan keras, tegas, tepat dan terukur, karena mengancam keselamatan petugas," ujarnya.
Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Sub 112 ayat 2 Jo Pasal 132 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.
Selain sabu 55 Kg yang dipasok dari Malaysia, polisi juga mengamankan barang-barang bukti lain berupa 6 unit roda empat, 5 unit roda dua, dan 27 unit handphone.(OL-6)
Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini sengaja dimulai lebih awal untuk menyelaraskan dengan jadwal pengundian grup.
Peristiwa bermula saat korban, Juliana (37), warga Jalan Ileng UKI, sedang dalam perjalanan pulang usai mengantar anaknya ke sekolah pada Rabu (15/4).
Siswa di daerah itu terpaksa berangkat dan pulang sekolah dengan melintasi pipa air karena jembatan yang biasa mereka lalui ambruk dan tak kunjung dibangun kembali.
Tren fesyen online di Medan mendorong peluang agen logistik. Dari pasar lokal dan strategi jemput bola, usaha ini tumbuh hingga omzet miliaran setiap tahun di Medan.
Hakim tidak boleh mengadili perkara yang memiliki konflik kepentingan, baik pribadi, kekeluargaan, atau hubungan lain.
ARUS balik Lebaran 2026 di jalur Nasional Banda Aceh-Medan pada Selasa (24/3) mulai menunjukkan kepadatan signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved