Polisi Tembak Dua Begal Sadis yang Sayat Penjual Pecal di Medan

Yoseph Pencawan
22/4/2026 21:33
Polisi Tembak Dua Begal Sadis yang Sayat Penjual Pecal di Medan
Kedua pelaku begal penjual pecal (berbaju tahanan).(MI/Yoseph Pencawan)

JATANRAS Ditreskrimum Polda Sumatera Utara melumpuhkan dua perampok sadis yang menyayat lengan seorang penjual pecal keliling di Medan Marelan, Kota Medan.

Kedua tersangka, Irfan Hakim alias Irfan Aceh (26), dan Jufri Syahputra alias Bokir (30), ditembak pada bagian kaki karena mencoba melawan petugas saat pengembangan kasus.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Ricko Taruna Mauruh mengatakan, perbuatan para tersangka tergolong sangat keji.

"Perbuatan mereka tergolong sadis dengan menyayat lengan korban menggunakan pisau karter," ungkapnya, Rabu (22/4).

Peristiwa bermula saat korban, Juliana (37), warga Jalan Ileng UKI, sedang dalam perjalanan pulang usai mengantar anaknya ke sekolah pada Rabu (15/4).

Di depan Gang Keluarga, Jalan Ileng Uki, korban dicegat oleh para pelaku yang mengendarai dua sepeda motor.

Tersangka Jufri alias Bokir, yang bertindak sebagai otak pelaku, secara membabi buta menyayat lengan korban hingga mengalami luka serius. Tindakannya itu demi merampas tas sandang berisi uang Rp60.000 dan satu unit ponsel.

Berdasarkan catatan kepolisian, kedua tersangka merupakan residivis kambuhan. Irfan Hakim merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tahun 2016. Ia ditangkap di Tanjung Morawa, Senin (20/4).

Sedangkan Jufri Syahputra adalah esidivis kasus penganiayaan (2012) dan penadah barang curian (2014). Ia diciduk dari persembunyiannya di Aceh Tamiang, Selasa (21/4).

Dalam penangkapan polisi juga menyita satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan beraksi, tas milik korban serta ponsel Android.

Meski kedua tersangka mengaku baru pertama kali melakukan pembegalan, penyidik terus mendalami keterlibatan mereka pada sejumlah laporan polisi (LP) lainnya.

"Saat ini, polisi kita masih mengejar satu rekan tersangka berinisial AL alias UD yang masih buron," ujar Ricko. (yp)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya