Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IMBAS Covid-19, Pemerintah Kabupaten Purwakarata, Jawa Barat meniadakan pembanguan yang menelan biaya tinggi. Dipastikan proyek pembanguan yang ditangguhkan adalah menyangkut insfrastruktur.
Penanganan pencegahan Covid-19, menuntut Pemkab Purwakarta untuk menyiapkan langkah-langkah strategis agar keuangan daerah tidak terlalu terganggu secara signifikan oleh dampak wabah virus tersebut. Diantaranya, dengan melakukan efisiensi belanja barang jasa dan modal di setiap instansi yang ada. Dampak dari kebijakan tersebut, menjadikan terhambatnya pembangunan wilayah yang telah direncanakan sebelumnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Purwakarta, Ryan Oktavia mengungkan di masa pandemi, instansinya harus turut melakukan rasionaliasi anggaran yang ada. Akibatnya banyak program, terutama yang menyangkut penataan infrastruktur harus dipending.
"Sebelum mewabahnya covid-19, kami sudah merencanakan 17 program dan 177 kegiatan baru. Diantaranya, menyangkut penataan infrastruktur namun terpaksa harus ditanggungkan karena anggarannya yang tidak memungkinkan," kata Ryan, Selasa (16/6).
Ryan menyebutkan salah satu fokusnya tak lain menuntaskan PR yang belum rampung di tahun sebelumnya. Semisal, finishing jalur lingkar barat yang menjadi jalur penghubung, baik antar desa, kecamatan hingga antar kabupaten. Dari data yang ada, di Jalur Lingkar Barat tersebut, sampai saat ini masih menyisakan sekitar 10 kilometer lagi yang belum di beton. Serta, belum dibangunnya tiga jembatan penghubung sebagai penunjang jalur tersebut.
"Sebenarnya, secara fungsional jalur ini memang sudah bisa digunakan seluruhnya. Hanya saja, masih ada 10 kilometer lagi yang belum di beton, termasuk harus dibangun jembatan yang menjadi penghubungnya," ungkapnya.
Ryan mengklaim, persoalan infrastruktrur khususnya jalan nyaris rampung 100 persen. Bahkan, hingga ke peloksok desa pun pemkab telah melakukan pembenahan jalan bagi masyarakat. Karena, itu memang menjadi prioritas pemerintah selama ini.
Ryan menjelaskan, dari catatan yang ada di dinasnya, persentase pembangunan jalan selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sebelumnya, atau sebelum 2008 lalu, Purwakarta memiliki persentase ruas jalan mantap sebesar 62,2 persen atau sepanjang 447 Kilometer dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer. (OL-13)
Program pelayanan publik kepada masyarakat, terutama di pelosok pedesaan dilaksanakan untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses yang setara dan berkualitas.
Kasus siswa mengacungkan jari tengah pada guru merupakan dampak negatif penyalahgunaan media sosial oleh siswa.
PERAJIN tempe di Kabupaten Purwakarta,Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor dan plastik yang merupakan bahan baku. Untuk bertahan dalam memproduksi tempe
Seorang pria di Purwakarta tewas dianiaya sekelompok preman saat menggelar hajatan anaknya. Korban dipukul bambu karena menolak pungli. Cek kronologinya!
Pesta pernikahan di Purwakarta berubah jadi tragedi. Tuan rumah meninggal dunia usai diduga dianiaya sekelompok preman, polisi buru pelaku.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, menutup areal lokasi pembuangan sampah lama seluas 4 hektar, digantikan dengan lokasi pembuangan sampah baru di area TPA yang sama.
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Tantangan pembangunan dinilai semakin kompleks sehingga penyusunan kebijakan tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan percobaan atau trial and error.
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved