Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jendral Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI menyerahkan tersangka penambang timah ilegal di kawasan Hutan Lindung lubuk besar Bangka Tengah ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Tengah di Mapolda Babel, Rabu (10/6). Kasubit Perambah Hutan Gakku KLHK, Supartono mengatakan kasus penambang timah ilegal di kawasan Hutan Lindungan ini berkat laporan masyarakat pada Januari 2020.
Atas laporan tersebut, kejari langsung mengadakan penyelidikan untuk memastikan kebenaranya. Alhasil A, 44 warga batu Berigak Bangka Tengah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penambang timah di hutan lindung.
"A ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan kita amankan di Jakarta," kata Supartono, Kamis (11/6).
Tersangka A ini, menurutnya telah menambang di hutan lindung Lubuk Besar tanpa izin Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Ia melakukan penambangan dan berdampak kerusakan lingkungan seluas 3,2 hektare. Penyidik menjerat A dengan dua undang-undang, dan dua berkas perkara berbeda untuk memaksimalkan penegakan hukum yang memberikan efek jera.
"UU No.18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan ancaman 15 tahun denda 100 miliar. Sedangkan UU No.32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup ancaman 10 tahun dan denda Rp10 miliar," ungkap dia.
Tersangka diutarakanya selama proses pemeriksaan di Jakarta dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba.
"Tersangka A ini berkas sudah P21, makanya kita limpahkan ke Kejari Bangka Tengah di Mapolda Babel," imbuhnya.
baca juga: Kemenag Sampang Buat Pedoman Pelaksanaan Normal Baru di Pesantren
Sementara, Kasi Intel Kejari Bangka Tengah, Fauzan mengatakan tersangka A beserta berkasnya sudah diterima dan selanjutnya akan segera menjalani sidang di Bangka Tengah.
"Ini kan lokusnya di Bangka Tengah, jadi akan kita sidangkan di sana, untuk berkas sudah P21 (lengkap)," kata Fauzan.
Hanya saja Fauzan belum bisa memastikan untuk persidangan tersangka A perambang hutan Lindung ini, apakah langsung atau virtual.
"Kita tunggu keputusan pengadilan, apakah sidangnya virtual atau langsung," ujarnya.(OL-3)
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tim gabungan berhasil menangkap kembali 8 tahanan yang kabur dari Mapolres Bangka dalam waktu kurang dari 48 jam. Satu orang menyerahkan diri.
Selain air mancur di taman kebanggaan Polda Babel ini dilengkapi berbagai falitas seperti ruang bermain anak yang menjadi tempat favorit bagi orangtua yang membawa anak-anaknya.
Selain memutus akses jalan, kejadian ini juga menimbulkan korban. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas saat jembatan roboh terjatuh dan mengalami luka.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, meminta Kejagung yang mengungkap pihak-pihak terkait kasus dugaan korupsi Samin Tan.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel milik pengusaha David Glen Oei.
JARINGAN Advokasi Tambang (Jatam) menilai reaksi DPR RI mengenai memperketat pengawasan terhadap oknum yang bekingi tambang sudah sangat telat.
SATUAN Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali menindak aktivitas tambang ilegal di wilayah Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung.
Dian melihat langsung aktivitas penggalian dengan menggunakan alat berat. Dia langsung memerintahkan untuk menghentikan seluruh kegiatan penggalian.
Kementerian Kehutanan bersama TNI menghancurkan 31 tenda biru penambang emas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved