Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang terjadi sejak Senin (6/1) siang hingga malam hari menyebabkan wilayah di Dusun Kubangsari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tergenang banjir setinggi 30-50 sentimeter.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Ciamis Muhamad Soekiman mengatakan intensitas hujan tinggi mengakibatkan aliran anak Sungai Kawasen tidak bisa menampung dan menyebabkan air meluap sekaligus merendam Dusun Kubangpari, RT 08/RW 06, RT 06/RW 05 RT 09/RW 06, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari.
"Aliran anak Sungai Kawasen memang kondisinya dangkal hingga, pengerukan yang dilakukan belum menyeluruh dari hulu ke hilir sehingga menyebabkan air meluap menggenangi permukiman penduduk. Namun, upaya saat ini masih terus dilakukan dan jika terus meninggi warga segera mengungsi," kata Soekiman, Selasa (7/1).
Soekiman mengatakan air yang merendam Desa Ciherang ini setiap tahun terjadi karena dangkal. Tidak ada korban jiwa, tetapi masyarakat setempat harus tetap waspada jika hujan kembali turun dengan intensitas deras.
"Kami sudah meminta agar petugas BPBD serta perangkat desa dan kecamatan harus saling berkoordinasi terkait banjir tersebut. Pemerintah juga telah meminta agar dinas PUPR melakukan lagi pengerukan dari hulu ke hilir agar kejadian itu tidak membuat masyarakat panik," ujarnya.
Baca juga: Jokowi Tinjau Warga terdampak Banjir di Bogor
Menurutnya, hujan yang terjadi saat ini harus diwaspadai bersama dan para petugas tetap siaga, terutama menghadapi berbagai bencana seperti longsor, banjir, pergerakan tanah, angin kencang dan lainnya.
Namun, sekarang yang harus dilakukan adalah penanganan terhadap korban supaya mereka tidak panik dan harus tetap memberikan informasi jika kondisi air naik.
"Kami meminta agar petugas BPBD melakukan pendataan lagi secara menyeluruh berapa rumah yang mengalami kerusakan. Akan tetapi, sekarang ini kondisi air masih belum surut mengingat aliran anak sungai kondisinya masih besar. Semua harus tetap waspada jika hujan turun kembali," pungkasnya.(OL-5)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved