Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNSUR sekolah dan orangtua harus serius dalam menerapkan pendidikan karakter untuk memastikan siswa memiliki kualitas yang baik. Aspek yang terkait penguatannya harus benar-benar diperhatikan agar tidak ada persoalan yang melibatkan siswa di kemudian hari.
Hal ini diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat mengomentari adanya santri di Sumatra Barat yang meninggal dunia akibat dikeroyok santri lainnya.
"Saya mengimbau sekolah, wali murid, guru, siswa, supaya betul-betul memerhatikan aspek-aspek yang berkaitan dengan karakter, sesuai program penguatan karakater, sekolah wajib menerapkan," katanya usai mengunjungi Sekolah Dasar Islam Terpadu Persis, Bandung, Kamis (21/2).
Jika penguatan pendidikan karakter diberikan kepada siswa dengan baik, dia meyakini mampu menciptakan generasi penerus yang baik juga.
"Karakter anak didik kita pasti sesuai dengan yang diharapkan," katanya.
Meski begitu, dia mengakui persoalan seperti yang dialami santri di Sumatra Barat bisa saja terjadi meski masing-masing pihak sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya jumlah siswa yang harus diawasi.
"Kita ini punya siswa ada 45 juta, dari SD sampai SMA/SMK. Itu di luar PAUD," katanya.
Dengan jumlah populasi yang besar, kata dia, pengawasan terhadap anak didik akan menjadi lebih sulit.
"Pasti tidak semuanya bisa dikontrol dengan baik, harus kita akui, terutama sekolah swasta," katanya.
Baca juga: Muhadjir: Sekolah Boleh Pungut Biaya untuk Operasional Pendidikan
Disinggung proses hukum yang diterapkan kepada pelaku pengeroyokan di Sumatra Barat, Muhadjir berharap sanksi yang diberikan tidak mengenyampingkan kaidah-kaidah pendidikan karena pelaku masih kanak-kanak sehingga masa depannya harus tetap dijaga.
"Bagaimana pun nakalnya, mereka anak didik, harus dibentuk. Mereka tetap punya masa depan, jadi hukuman ke anak harus tetap dalam koridor pendidikan, jangan merusak masa depan dia," katanya.
Selain itu, dia mengimbau guru agar memberikan contoh yang baik kepada siswa. Terutama menyangkut kewibawaan mereka agar memiliki penghormatan yang baik dari para guru.
"Guru harus jadi panutan, tokoh teladan. Kalau tak memiliki teladan, kewibawaan, bagaimana siswa akan menghormati," katanya. (OL-3)
Ia menambahkan, Kemenag tengah melakukan pembenahan melalui kebijakan Satu Data Kemenag guna meningkatkan akurasi dan konsistensi data.
MENAG Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya pesantren untuk terus berkembang mengikuti dinamika zaman, tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya dalam memperkuat satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama melalui pengajuan tambahan anggaran
Kemenag memperkuat literasi digital bagi siswa dan santri sebagai bagian dari implementasi PP TUNAS untuk perlindungan anak di ruang digital.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved