Emil Ingin Integritas Jajarannya untuk Cegah Korupsi

Bayu Anggoro
19/12/2018 15:30
Emil Ingin Integritas Jajarannya untuk Cegah Korupsi
(MI/Bayu Anggoro)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menaruh perhatian khusus pada kasus korupsi pascarentetan kepala daerah di wilayah Jabar yang terjerat persoalan itu.

Komitmen para penyelenggara negara hingga penerapan sistem di pemerintahan akan dimaksimalkan agar tidak ada lagi pejabat yang berurusan dengan penegak hukum.

Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) usai melantik Bupati Subang dan Majalengka periode 2018-2023, di Bandung, Rabu (19/12). 

Emil mengatakan, semua kasus korupsi yang terungkap di wilayahnya akan menjadi pembelajaran untuk memperbaiki jalannya pemerintahan.

Pihaknya tidak akan berhenti untuk terus berupaya menekan kejahatan kerah putih tersebut. Salah satunya dengan menyiapkan cara-cara yang diharapkan mampu menghindari pejabat negara dari praktik tersebut.

"Semua yang ada kasus hukum akan jadi treatment khusus. Push reformasi integritas dan push teknologi di pemerintahan, untuk meminimalisir modus-modus di wilayah itu," kata Emil.

Dia pun meminta semua penyelenggara negara di bawahnya agar patuh terhadap peraturan yang ada tanpa terkecuali. Tidak hanya itu, pemerintah daerah pun harus mengikuti arahan provinsi meski terdapat kewenangan dengan adanya sistem otonomi daerah.

"Ikuti arahan provinsi," katanya seraya menyebut integritas menjadi hal penting yang harus dimiliki para penyelenggara negara. 

 

Baca juga: Jelang Mudik Nataru, Presiden akan Resmikan Empat Ruas Tol Trans Jawa

 

Lebih lanjut, Emil meminta para kepala daerah di wilayahnya agar mengawal proyek infrastruktur yang sedang dibangun.

Menurutnya, pemerintah pusat dan provinsi menjalankan pembangunan itu semata-mata demi kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar proyek. 

"Insyaallah proyek itu akan membawa kemasalahatan untuk masyarakat," katanya.

Sebagai contoh, dia meminta kepala daerah Subang dan Majalengka mengawal pembangunan Pelabuhan Patimban dan operasional Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati. Dia ingin memastikan kehadiran infrastruktur itu memberi kesejahteraan untuk masyarakat.

"Tidak boleh ada warga yang tidak mendapat kerja dari proyek itu, sehingga ini menjadi pesan dalam lima tahun ke depan infrastruktur itu membawa perubahan signifikan," katanya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya