Gubernur Pramono: Jakarta Berpredikat Aman, tapi Tukang Bakso Dipalak

mediaindonesia.com
11/4/2026 16:59
Gubernur Pramono: Jakarta Berpredikat Aman, tapi Tukang Bakso Dipalak
Aksi pemalakan terhadap pedagang bakso di kawasan Tanah Abang.(Tangkapan layar)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti masih adanya praktik premanisme di Jakarta, meski ibu kota dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara versi Global Residence Index 2026, setelah kasus pemalakan terhadap pedagang bakso di Tanah Abang viral di media sosial.

"Jadi, Jakarta ini yang menempatkan kota nomor dua (teraman), itu bukan kata Gubernur, tetapi hasil survei dunia. Dalam persoalan itu masih ada tukang bakso, pedagang bakso yang dipalak di Tanah Abang, kami bergerak cepat, itu menjadi perhatian serius kami," kata Pramono di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).

Sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi seorang pria memecahkan mangkuk milik pedagang bakso di Tanah Abang viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengambil mangkuk dari gerobak dan menghantamkannya hingga pecah.

Menurut Pramono, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tingkat keamanan tidak hanya diukur dari hasil survei, tetapi juga dari rasa aman yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pramono mengungkapkan telah mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bertindak tegas terhadap pelaku.

"Saya pada saat itu juga langsung menelepon Kepala Dinas Satpol PP untuk mengambil tindakan dan yang memalak, yang memecahkan mangkok-mangkoknya langsung ditangkap dan ditahan," jelasnya.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan Jakarta sebagai kota metropolitan dengan populasi lebih dari 11 juta jiwa memiliki dinamika sosial yang kompleks. Jika dihitung dengan wilayah aglomerasi, jumlah penduduk bahkan mencapai hampir 42 juta jiwa berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dengan kondisi tersebut, potensi gangguan keamanan tetap ada. Namun, yang terpenting adalah bagaimana pemerintah mampu hadir dan memberikan solusi cepat terhadap setiap permasalahan.

"Yang seperti itu tentunya segera kami tindak dengan tegas," ujarnya. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya