Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti masih adanya praktik premanisme di Jakarta, meski ibu kota dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara versi Global Residence Index 2026, setelah kasus pemalakan terhadap pedagang bakso di Tanah Abang viral di media sosial.
"Jadi, Jakarta ini yang menempatkan kota nomor dua (teraman), itu bukan kata Gubernur, tetapi hasil survei dunia. Dalam persoalan itu masih ada tukang bakso, pedagang bakso yang dipalak di Tanah Abang, kami bergerak cepat, itu menjadi perhatian serius kami," kata Pramono di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).
Sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi seorang pria memecahkan mangkuk milik pedagang bakso di Tanah Abang viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengambil mangkuk dari gerobak dan menghantamkannya hingga pecah.
Menurut Pramono, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tingkat keamanan tidak hanya diukur dari hasil survei, tetapi juga dari rasa aman yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pramono mengungkapkan telah mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bertindak tegas terhadap pelaku.
"Saya pada saat itu juga langsung menelepon Kepala Dinas Satpol PP untuk mengambil tindakan dan yang memalak, yang memecahkan mangkok-mangkoknya langsung ditangkap dan ditahan," jelasnya.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan Jakarta sebagai kota metropolitan dengan populasi lebih dari 11 juta jiwa memiliki dinamika sosial yang kompleks. Jika dihitung dengan wilayah aglomerasi, jumlah penduduk bahkan mencapai hampir 42 juta jiwa berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dengan kondisi tersebut, potensi gangguan keamanan tetap ada. Namun, yang terpenting adalah bagaimana pemerintah mampu hadir dan memberikan solusi cepat terhadap setiap permasalahan.
"Yang seperti itu tentunya segera kami tindak dengan tegas," ujarnya. (Ant/I-1)
SEORANG sopir angkutan kota (angkot) berinisial S, 52, dibakar hidup-hidup oleh rekan seprofesinya di dekat Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4)
Digitalisasi sistem pembayaran akan mempermudah pihak berwenang dalam membedakan titik parkir resmi dan ilegal.
Ia menjelaskan, patroli rutin terus digencarkan di kawasan Tanah Abang untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Ia menilai aksi kekerasan tersebut sudah berulang dan tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan biasa.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pelaku pemalakan terhadap sopir bajaj di Tanah Abang sudah tertangkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved