Cekcok Antrean, Sopir Angkot di Tanah Abang Dibakar Hidup-hidup

Rahmatul Fajri
25/4/2026 17:17
Cekcok Antrean, Sopir Angkot di Tanah Abang Dibakar Hidup-hidup
Ilustrasi.(freepik)

SEORANG sopir angkutan kota (angkot) berinisial S, 52, dibakar hidup-hidup oleh rekan seprofesinya di dalam armada angkot miliknya di dekat Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026). 

Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengonfirmasi korban menderita luka bakar serius di beberapa bagian tubuh akibat serangan mendadak tersebut.

"Korban S menderita luka bakar pada punggung, bokong sisi kiri, dan tangan sisi kiri," ujar Dhimas saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden ini dipicu oleh cekcok mulut terkait antrean penumpang. Pelaku berinisial P (38) diduga tidak terima saat ditegur oleh korban karena menyela antrean di jalur operasional mereka.

Pelaku yang menyerobot antrean sempat melanjutkan kendaraannya memutar melewati Gang Awaludin, namun kemudian kembali lagi ke arah Jalan KH Mas Mansyur dan berhenti tepat di sisi kanan mobil korban.

Pelaku P langsung menghampiri mobil korban dan membuka pintu sopir. Dalam hitungan detik, pelaku menyiramkan bensin ke tubuh korban yang masih duduk di kursi kemudi, lalu menyulutnya dengan korek api.

"Pelaku menyulut api yang menyebabkan kebakaran terhadap tubuh korban dan juga kendaraan angkotnya," jelas Dhimas.

Kobaran api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian angkot tersebut, sementara korban berusaha menyelamatkan diri di tengah kobaran api yang membakar pakaiannya.

Dhimas mengatakan polisi segera turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban S saat ini telah dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis intensif sekaligus keperluan visum. Pihak kepolisian menegaskan telah mengantongi identitas lengkap pelaku dan pembakar supir angkot dan tengah melakukan pengejaran intensif. "Pelaku P, 38, sedang dalam penyelidikan dan pengejaran oleh Unit Reskrim Polsek Tanah Abang," pungkas Dhimas. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya