Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menggelar apel dan patroli pengawasan tempat usaha hiburan dan rekreasi menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Nantinya, patroli ini dilakukan selama 33 hari, dimulai satu hari sebelum Ramadan hingga dua hari setelah Idul Fitri.
Wakil Kepala Satpol PP DKI Jakarta, menegaskan, operasi ini merupakan agenda rutin yang diperkuat dengan tim terpadu lintas instansi.
“Ini kegiatan rutin setiap Ramadan. Kami bersama Polda Metro Jaya, Kogartab 1 Jakarta, Dinas Parekraf, Kesbanglinmas, dan seluruh jajaran Satpol PP akan melakukan patroli dan pengawasan,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/2).
Pengawasan merujuk pada Surat Edaran Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor E001 Tahun 2026 tertanggal 13 Februari 2026, yang mengatur pembatasan hingga penutupan sementara sejumlah tempat hiburan selama Ramadan.
Sebanyak 80 personel disiagakan setiap hari, dibagi dalam regu-regu yang menyasar lima wilayah kota administrasi. Patroli lebih difokuskan pada malam hari hingga menjelang sahur.
“Biasanya lebih intens malam sampai tengah malam bahkan mendekati sahur. Siang hari relatif lebih rendah aktivitasnya,” katanya. (Far/P-3)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved