Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori. Tersangka diketahui sempat terpikir untuk mengakhiri hidupnya saat bersembunyi di wilayah Jawa Barat.
Fechy menjelaskan bahwa setelah melakukan aksi kejinya di Cipayung, Jakarta Timur, tersangka terus berpindah tempat untuk menghindari kejaran petugas.
"Setelah membunuh, tersangka sempat melarikan diri ke Bogor dan Sukabumi. Dia berpindah-pindah tempat. Pada saat di Sukabumi, dia memang sempat mau bunuh diri, tapi kemudian niatnya diurungkan," ungkap Fechy di Polda Metro Jaya, Senin (23/3/2026).
Usai membatalkan niat bunuh diri, FTJ kemudian memutuskan untuk menyeberang ke Pulau Sumatera. Namun, polisi menyebut tersangka tidak memiliki tujuan pasti atau kerabat di wilayah tersebut.
"Di Sumatera dia tidak ada kenalan, tujuannya random (acak). Dia hanya berusaha menjauh dari TKP (Tempat Kejadian Perkara)," tambah Fechy.
Fechy mengatakan pihaknya masih mendalami apakah tersangka akan kabur ke luar negeri melalui jalur Batam atau kembali ke negara asalnya di Irak. Fechy menegaskan FTJ kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Metro Jaya. Polisi menjerat pria berkebangsaan Irak tersebut dengan Pasal 458 subsider Pasal 468 KUHP. "Tersangka terancam pidana maksimal 15 tahun kurungan penjara," pungkas Fechy. (H-3)
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved