Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mengungkap kronologi tewasnya seorang pegawai Bank Indonesia (BI) usai melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari Helipad yang berada di Gedung Bank Indonesia. Diketahui, korban merupakan seorang Asisten Manajer di BI sejak Januari 2025.
Kapolsek Metro Gambir, Kompol Rezeki Ravi Respati mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa korban. Dari hasil pemeriksaan itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban pegawai BI tersebut.
"Setelah dilakukan olah TKP, diketahui identitas Almarhum berinisial RANK, 23, yang menjabat sebagai Asisten Manajer di BI sejak Januari 2025 dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh almarhum," kata Rezeki kepada wartawan, Selasa (27/5).
Ia mengatakan bahwa pihaknya juga sudah memeriksa hasil kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan hasil analisa, korban tiba di Gedung BI sekitar pukul 05.48 WIB dan langsung naik ke lantai 15.
"Almarhum menaiki lift gedung Tipikal dan langsung menuju ke lantai 15 pada pukul 06.01 WIB, dan lompat dari rooftop barat gedung Tipikal BI sekitar pukul 06.07 WIB," ujarnya.
Rezeki menambahkan, pihak kepolisian dan Bank Indonesia juga sudah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait peristiwa tersebut. Jenazah korban juga sudah diserahkan kepada keluarga.
"Kami merasakan duka mendalam atas berpulangnya Almarhum. Kami bersama BI telah berkoordinasi dengan keluarga Almarhum dan alhamdulillah proses pemakaman telah berjalan dengan baik," tuturnya.
Diketahui sebelumnya, seorang pegawai Bank Indonesia (BI) dikabarkan tewas usai melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari Helipad yang berada di Gedung Bank Indonesia. Diketahui, kejadian tersebut terjadi pada Senin (26/5) kemarin.
Kabar adanya peristiwa bunuh diri itu juga ramai dibicarakan di sosial media X. Salah satu akun dengan nama @DirekturBI menyebut bahwa seorang pria berinisial RK, 24, tewas usai melompat dari Helipad Gedung BI pada pukul 06.30 WIB kemarin.
"Guys aku sengaja bikin anon karena resah banget ini gak jadi pemberitaan di media massa. Pagi ini ada Pegawai Bank Indonesia yang bunuh diri dengan cara meloncat dari Helipad pukul 06.30, inisial RK, umur 24 tahun. Kabarnya karena beban kerja dan tekanan di dinamika pekerjaan," tulis akun tersebut. (H-3)
Disclaimer:
Peringatan: Tulisan ini bukan dimaksudkan menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Jika Anda merasa depresi, berpikir untuk bunuh diri, segera konsultasikan segala masalah Anda ke tenaga profesional seperti psikolog, klinik kesehatan mental, psikiater, dan pihak lain yang bisa membantu.
Layanan konseling darurat 24 jam:
Polres Metro Jakarta Pusat selidiki kasus dua PRT lompat dari lantai 4 kos di Benhil. Satu korban meninggal dunia, diduga akibat tidak betah dengan majikan.
KPAI ungkap angka bunuh diri anak Indonesia tertinggi di Asia Tenggara. Pakar IPB Prof Dwi Hastuti tekankan pentingnya peran orang tua dan sekolah.
Kemenkes minta promosi film bertema sensitif wajib libatkan ahli kejiwaan setelah kontroversi baliho Aku Harus MatiĀ dinilai berisiko memicu peniruan.
Judul film pada sebuah baliho seperti Aku Harus Mati dapat memicu activation of death-related thoughts.
Psikiater dr. Lahargo Kembaren ingatkan bahaya romantisasi kematian dalam film dan konten digital yang bisa memicu perilaku bunuh diri bagi kelompok rentan.
Warga awalnya mengira pemuda itu kecapean karena puasa hingga pingsan di jalan, tapi ternyata nekat minum kopi dicamur racun tikus gegara putus cinta sama mantan pacarnya.
Bank Indonesia (BI) menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya salah satu pegawainya di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, pada SeninĀ (26/5).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved