Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepolisian masih menyelidiki pria pengemudi motor berpelat merah yang diduga melakukan tabrak lari hingga menjatuhkan anak dari atas motor di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Sebelumnya muncul video viral di Instagram @kabar.jaktim yang memperlihatkan pria menaiki motor pelat merah dan membawa seorang anak duduk di depannya. Lalu pria itu menendang dan menjatuhkan anak di belakangnya.
Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Nicolas Ary Lilipaly di Jakarta, hari ini, menjelaskan Kepolisian mengalami kesulitan melakukan penyelidikan lantaran tangkapan kamera pengawas (CCTV) pelat nomor pelaku buram.
"Masih penyelidikan ya. Dari CCTV, pelat nomornya blur (buram). Jadi kami masih menyelidiki lebih lanjut," kata Nicolas saat dikonfirmasi.
Pihak kepolisian juga sudah mengecek langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) sebagai tindakan penyelidikan kasus yang terjadi pada Jumat (17/1) siang.
Nicolas menjelaskan, seorang pria pengendara motor berpelat merah itu diduga melakukan tabrak lari terhadap bocah di Duren Sawit, Jakarta Timur.
Setelah melakukan tabrak lari, pria tersebut meminta agar masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Warga meminta korban agar dibonceng oleh pelaku untuk sama-sama ke rumah korban dan menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Di tengah jalan, korban digeser-geser oleh terlapor agar duduknya korban di ujung belakang jok sepeda motor sehingga pada saat sudah di ujung jok tersebut, terlapor menendang kaki kiri korban dan menancapkan gas sehingga korban terjatuh," jelas Nicolas.
Pada saat korban terjatuh, pelaku juga sempat menoleh ke belakang untuk melihat korban namun pelaku pelaku langsung meninggalkan korban dan menghilang.
"Terlapor juga sempat menoleh ke belakang untuk melihat korban, namun tidak berhenti dan malah tetap mengendarai kendaraannya dan menghilang," ujar Nicolas.
Nicolas menyebut para saksi di tempat kejadian perkara juga tidak mengetahui kejadian ini karena posisi mereka berada di depan pelaku. "Para saksi tidak mengetahui kejadian tersebut karena berada di posisi depan," ucap Nicolas.(Ant/P-2)
Pelaku berinisial S, 30, yang merupakan ayah tiri korban, telah ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dugaan motif sementara mengarah pada konflik rumah tangga, termasuk kemarahan pelaku terhadap ibu Alvaro yang bekerja di Malaysia.
Pelapor, korban, atau orangtua korban kekerasan pada anak butuh waktu lama untuk melapor dan tertangani dengan baik.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, upaya pencegahan kasus kekerasan pada anak dan perempuan harus dilakukan oleh semua pihak secara bersama-sama.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras orangtua atau pelaku yang telah melakukan kekerasan dan menelantarkan anak di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kekerasan fisik yang dilakukan tersangka terhadap anaknya dengan cara menyiram air panas dari dispenser ke kepala dan punggung korban sebanyak dua kali.
Tumpukan sampah di TPS 3R Pulogebang, Jakarta Timur, meluber hingga ke bahu jalan. Warga resahkan ancaman penyakit DBD dan diare akibat bau menyengat.
TIGA pejabat di Kalisari diperiksa Inspektorat Jenderal imbas temuan di Kalisari, Pasar Rebo, terkait aduan warga soal parkir liar namun dibalas menggunakan konten artificial intelligence AI
Dinkes Provinsi DKI Jakarta mengatakan hingga Rabu (8/4), 37 korban dugaan keracunan MBG di Pondok Kelapa, Jakarta Timur masih menjalani perawatan
BGN meminta maaf dan menyatakan bertanggung jawab terkait peristiwa keracunan menu pada program makan bergizi gratis atau MBG di Jaktim
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
POLRES Metro Jakarta Timur mengungkap kasus pembunuhan perempuan berinsial DA, 37, di rumah kontrakannya, Cipayung, Jakarta Timur. Pelaku merupakan WN Irak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved