Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI tahun politik jelang Pemilu 2024, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menghimbau warga tidak terprovokasi media sosial (medsos) yang memantik kegaduhan, perpecahan, dan permusuhan sesama anak bangsa.
"Melalui media sosial terkadang ada orang ataupun tokoh tertentu yang melakukan provokasi untuk melawan atau melakukan kegaduhan maka kita jangan terpancing," tandas Karyoto pada Tabliq Akbar Tangsel Bersolawat,di halaman Mapolres Tangsel, Senin (31/7) malam. Acara dihadiri jajaran Polres dan Pemkot Tangsel, TNI, alim ulama dan habaib serta ribuan umat. Tausiyah dengan Habib Jindan bin Novel.
Karyoto mengingatkan politik uang sangat membahayakan dalam pemilu. Seandainya masyarakat Indonesia tak dapat disuap mungkin kedepannya negara kita dapat terbebas dari korupsi. Dikatakan Kapolda, dirinya memiliki pengalaman ketika berdinas di KPK tentang kepala daerah yang tertangkap terkena OTT karena dulu ketika mencalonkan diri mengeluarkan modal besar, salah satunya membayar masyarakat untuk memilih dan mendukung agar menjadi pemenang dalam pemilihan.
Karena itu dirinya menghimbau masyarakat mendukung untuk menciptakan pemimpin yang bersih. "Karena kita melihat banyak kepala daerah yang ditangkap oleh KPK dan sampai saat ini korupsi masih marak terjadi," tegas Karyoto.
Lebih jauh, Karyoto mengatakan dirinya bersyukur bisa hadir dalam acara tersebut bersama orang-orang alim yang patut dijadikan contoh dalam bimbingan para guru(ulama). Ia pun mengatakan banyak sekali orang yang hadir dalam acara tabligh akbar ini tak lain karena kecintaan kepada agama dan ulama yang dapat dijadikan modal sangat baik dalam kehidupan. (R-2)
Psikolog Sani B. Hermawan mendukung PP Tunas (PP No 17 Tahun 2025) sebagai langkah darurat melindungi anak di bawah 16 tahun dari kejahatan digital.
PAPDI mengungkapkan misinformasi di media sosial menyebabkan cakupan vaksinasi campak 2025 turun drastis, menjauh dari target WHO 95%.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Selain AI, gim daring populer seperti Roblox dan Minecraft juga dinilai menghadirkan risiko karena anak-anak sering kali sulit membedakan antara dunia gim dan realitas.
Dibandingkan menerapkan pelarangan akses secara total, YouTube memilih pendekatan fitur perlindungan yang terintegrasi dan berbasis usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved