Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Metro Bekasi Kota terus mendalami penyelidikan kasus dugaan keracunan terhadap lima anggota keluarga yang mengakibatkan tiga korban tewas dan dua lainnya dirawat di RSUD Bantargebang. Polisi berusaha mengungkap dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.
Tiga korban tewas diduga keracunan itu yakni Ai Maemunah, 40, M Ridwan Abdul Muiz, 18, dan M Ruswandi, 15, keduanya merupakan anak Ai Maemunah. Adapun korban yang masih selamat yakni Neng Ayu Susilawati, 5 (anak Ai Maemunah), dan M Dede Soleh, 34 (adik ipar).
Kelima korban itu ditemukan warga di rumah kontrakan Jalan Lingkar Bambu, RT 002, RW 03, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (12/1), dalam kondisi dua korban telah meninggal dunia tergeletak dengan mulut berbusa, satu korban sekarat dan meninggal dunia di RSUD Bantargebang. Lalu seorang bocah yang masih sadarkan diri, dan seorang lagi dewasa dalam kondisi lemas tak sadarkan diri.
"Kami masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa yang terjadi. Mohon waktunya supaya permasalahan ini menjadi terang benderang," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Hengki, Minggu (15/1).
Ia menjelaskan, pihaknya telah memeriksa sebanyak tujuh saksi. Di antaranya pemilik rumah kontrakan, pemilik warung tak jauh dari rumah kontrakan, mantan suami korban Ai Maemunah yaitu Didin alias DD, 45, dan sejumlah warga lainnya.
Baca juga: Modus Cairan Liquid Vape Berisi Narkoba Diungkap Polda Metro dan BC
"Jenazah tiga korban meninggal dunia, setelah diautopsi telah diserahkan kepada pihak keluarga yaitu DD yang juga ayah kandung dari dua korban meninggal untuk kemudian dimakamkan di Cianjur, Jawa Barat," jelasnya.
Sejauh ini, lanjutnya, kondisi terakhir dua korban selamat sudah semakin membaik. Neng Ayu Susilawati, anak dari Ai Maemunah, menjalani perawatan di kamar biasa.
"Begitu pun kondisi MDS (M Dede Soleh), adik ipar, yang kian membaik dan tengah menunggu pemulihan di ruangan ICU," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sejumlah sampel di antaranya makanan, bungkus kopi, bekas muntahan, feses atau kotoran korban, dan air mineral. Sejumlah sampel itu dikirim ke Pulabfor Polri untuk diteliti lebih lanjut terkait dugaan sumber keracunan.
Saat ini, polisi juga tengah mencari keberadaan Wowon, 54, yang merupakan suami baru sekaligus ayah tiri dari korban Ai Maemunah. Wowon sebelumnya merupakan suami dari ibu kandung korban Ai Maemunah. Setelah ibunya meninggal dunia, dan Ai Maemunah bercerai dengan Didin, Wowon menikahi Ai Maemunah.
Sementara berdasarkan keterangan, para korban baru sekitar dua minggu menempati rumah kontrakan tersebut dengan sewa sebesar Rp500 ribu per bulan. Rumah kontrakan itu juga baru selesai perbaikan setelah sempat rusak dan kosong beberapa lama. (OL-16)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kebakaran hebat SPBE Cimuning Bekasi akibatkan 17 orang luka bakar serius, termasuk seorang balita. Korban tersebar di 7 RS dengan luka bakar hingga 63%.
Pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Libanon.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq Senin (9/3) menegaskan bahwa tragedi longsornya Bantargebang pihaknya memulai penyidikan menyeluruh dan penegakan hukum
Pihak kepolisian tetap membuka ruang bagi keluarga jika ditemukan bukti-bukti baru di kemudian hari.
Polda Metro Jaya mulai menindaklanjuti laporan yang dilayangkan DJ Donny. Polisi memastikan proses hukum dilakukan sesuai prosedur dengan mengedepankan tahapan penyelidikan awal.
Pemohon meminta MK menyatakan Pasal 5 KUHAP bertentangan dengan Pasal 28H ayat (2), Pasal 28I ayat (1) dan (5), serta Pasal 28J ayat (2) UUD 1945
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved