Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA waktu terakhir di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) banyak dijumpai proses pekerjaan proyek galian di sejumlah titik ruas jalan. Kendati proyek ini bertujuan positif dalam menunjang perbaikan infrastruktur jalan raya di wilayah, Namun dampak proyek pengerjaan jalan ini dinilai warga dan tokoh masyarakat berjalan lambat atau lamban serta menghambat aktivitas warga. Bahkan terkadang tak luput menimpa warga terkena musibah kecelakaan.
"Tidak sedikit juga proyek penggalian jalan di Tangsel ini tak kunjung dilanjutkan yang dikerjakan dalam waktu lama. Hal ini membuat mobilitas warga terganggu. Selain itu sudah beberapa kali terjadi korban kecelakaan akibat galian yang cukup lama pekerjaannya," ungkap warga yang juga tokoh pemuda Ciputat Timur, Aditya SPK kepada Media Indonesia, Jumat (18/11)
Aditya yang juga pengurus DPD Partai NasDem Kota Tangsel berpendapat banyak proyek galian di Tangsel yang tidak mempunyai jadwal kerja atau waktu pekerjaan yang jelas .
"Mestinya harus ada target berapa lama pekerjaan di setiap galian ini diselesaikan. Kita sudah sering melihat proyek galian ini dikerjakan cukup lama hingga berbulan-bulan yang mestinya bisa dikerjakan lebih cepat jika pekerjaan dilakukan siang dan malam," ujarnya.
Akibat proyek galian yang lambat, menurutnya, banyak warga yang terganggu aktivitasnya. Mereka setiap hari harus terjebak macet akibat galian yang tak kunjung rampung.
Baca juga : Pensiunan Karyawan TMII Bernafas Lega karena PT WC Talangi Pesangon
Parahnya lagi, ungkap Aditya, galian yang sedang dibangun itu sering pula memakan korban kecelakaan pengguna jalan sehingga menambah kemacetan.
"Pemerintah Kota Tangsel harus lebih serius menangani program ini. Dengan menargetkan setiap pemenang vendor kontraktor untuk setiap penyelesaian pekerjaan galian yang dijalankan," tegasnya.
Adapun beberapa titik ruas jalan yang terkait proyek galian antara lain, jalan Menjangan Raya, di Pondok Ranji, Jalan Betung Raya di Belakang Bintaro Plaza, kawasan jalan raya di kawasan Puspiptek dan Jalan Cirendeu di Ciputat Timur.
Terkait keluhan proyek galian ini, pihak Dinas PUPR Pemkot Tangsel saat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan belum memberi jawaban.(OL-7)
Anggaran sebesar Rp143 miliar dialokasikan untuk memperbaiki 284 titik jalan dan jembatan
PEMERINTAH Kabupaten Lamongan, melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan dalam program prioritas Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) Mantap.
Terdapat sedikitnya 17 ruas jalan yang masuk dalam daftar perbaikan tahun ini.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Sukabumi meminta bantuan Pemprov Jabar memperbaiki ruas Jalan Merbabu di Kecamatan Gunungpuyuh.
Proyek Jalan Inpres Mauponggo-Ngera-Pu’uwada di Nagekeo senilai Rp18 miliar diserahterimakan (PHO) meski rusak. Simak fakta lapangan dan analisis ahli.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan telah melakukan langkah proaktif berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk segera memperbaiki kerusakan di Flyover Ciputat.
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta maaf kemacetan yang diakibatkan galian saluran air dan listrik.
Warga Kabupaten Tasikmalaya itu tertimbun tanah longsor bersama alat berat yang dijalankannya.
BANTUAN subsidi upah (BSU) juga mulai didistribusikan untuk sekitar 16 juta pekerja bergaji maksimal Rp3,5juta per bulan di seluruh Indonesia mulai Senin (12/9)
PT Batatsa Tunas Perkasa diduga melakukan aktivitas pertambangan galian C tanpa izin di Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Namun, O dan R mengalami luka cukup parah, karena tepat berada di lokasi ledakan. Para pekerja tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Kebon Bawang untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved