Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN warga RT 10 RW 03 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok menghajar dua pelaku hipnotis hingga hampir tewas.
Dua pelaku yang bonyok dibogem massa bernama Aris Nasution (64), warga Kampung Melayu, Jakarta Timur, dan Suhartoni (51), warga Kelurahan Griya Cipeucang, Kabupaten Bogor.
Keduanya babak belur setelah ketangkap warga usai menjalankan aksi kejahatan dengan hipnotis di Jembatan Gantung, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung.
Beruntung jiwa kedua pelaku terselamatkan oleh seorang anggota TNI-AD Sersan Satu (Sertu) Jomono anggota Koramil Kota Depok yang bertugas sebagai Babinsa di Kelurahan Depok Jaya.
Babinsa itu mengatakan dua pelaku hipnotis atas nama (Aris Nasution) dan Suhartono diamuk massa saat menghipnotis seorang warga yang bernama Sofyan Ariesta di jembatan gantung Kelurahan Pondok Jaya. Warga yang kesal langsung membogem dua pelaku hingga sekarat.
" Atas nama kemanusiaan, saya langsung tarik dua pelaku dan bawa ke rumah pak RT setempat untuk menyelamatkannya. Di halaman rumah pak RT bejubel orang minta dua pelaku diserahkan untuk dihakimi, " katanya Rabu (29/6).
Setelah situasi mereda, kata dia bersama pak RT dan pak RW, dia menyerahkan dua pelaku ke Polsek Metropolitan Pancoran Mas.
"Untuk dua pelakunya sudah diserahkan ke Polsek Metropolitan Pancoran Mas, " ucapnya.
Jumono menjelaskan peristiwa pencurian modus hipnotis tersebut berawal saat korban Sofyan Ariesta yang berprofesi ojek online (ojol) dihampiri oleh dua pelaku meminta diantarkan ke Cilodong.
Namun, sebelum sampai ke tujuan, tepatnya di jembatan gantung, Kelurahan Pondok Jaya, dua pelaku meminta korban menghentikan kendaraan lantaran kepala salah satu pelaku sempoyongan dan mual.
Usai berhenti, seorang dari pelaku menepuk pundak korban hingga tak sadarkan diri dan tertidur di pinggiran jembatan. Mengetahui korban tidak sadarkan diri, dua pelaku kabur dengan sepeda motor korban.
"Begitu sadar, korban teriak maling, tolong saya saya motor saya dibawa lari.... Warga pun berdatangan. Warga yang tersulut marah langsung mengejar dua pelaku hingga ketangkep, " imbuh Jumono. (OL-13)
Baca Juga: Polisi Bidik Pemasok Narkoba untuk DJ Joice
Sebuah minimarket di Jalur Pantura Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung, Brebes, Jawa Tengah, juga dibobol kawanan maling.
SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus seorang karyawan minimarket yang nekat membobol brankas tempatnya bekerja di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Polisi memburu pelaku pencurian rumah kosong yang viral di Jalan Cempaka Putih Timur XIV, Jakarta Pusat.
UNIT Reskrim Polsek Jagakarsa mengamankan dua orang pria berinisial WH (48) dan TA (40) setelah melakukan percobaan pencurian di sebuah rumah kosong milik warga.
Memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan menjadi kunci utama agar perjalanan mudik berlangsung tenang dan nyaman.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Tingginya angka kecelakaan sepeda motor di Indonesia mendorong perlunya penguatan standar keselamatan kendaraan. Teknologi dan regulasi dapat menyelamatkan ribuan nyawa
Manajemen daya dan pemilihan rute menjadi faktor penentu keselamatan mudik menggunakan motor listrik.
Untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat kelelahan atau microsleep, pemudik yang menggunakan sepeda motor disarankan beristirahat setiap 2-3 jam perjalanan.
Mudik motor favorit masyarakat, tapi waspadai Auto-Behavior Syndrome (ABS), kondisi berkendara tanpa sadar akibat kelelahan yang bisa memicu kecelakaan fatal di perjalanan.
ANGKA kecelakaan pemudik yang menggunakan sepeda motor menjadi sorotan setiap tahunnya. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengimbau masyarakat memanfaatkan mudik gratis
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyelidiki tewasnya pengendara sepeda motor berinisial MBAK, 23, usai terlibat kecelakaan dengan Jak Lingko di Jalan Andara Raya, Cilandak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved