Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT hujan dengan intensitas lebat di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (5/10) malam, sebagian wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan terendam banjir.
Sekretaris Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Dudi Gardesi mengungkapkan banjir di wilayah Jakarta Selatan bisa dikendalikan dengan penyelesaian Waduk Brigif. Waduk yang terletak di Kecamatan Jagakarsa itu saat ini proses pembebasan lahannya baru mencapai 60%.
Baca juga: Perlu Langkah Radikal dari Hulu dan Hilir Tangani Banjir Jakarta
"Sebenarnya untuk pengendalian banjir di wilayah selatan khususnya yang dialiri oleh Kali Krukut bisa dikendalikan dengan Waduk Brigif. Jadi kita tahan dulu airnya di sana sebelum dialirkan ke hilir dengan mekanisme pintu air. Namun, waduk itu belum bisa berfungsi karena pembebasan lahannya belum selesai," kata Dudi saat dihubungi Media Indonesia, Senin (5/10).
Dudi lebih lanjut menerangkan bahwa pembebasan lahan tidak bisa diselesaikan tahun ini disebabkan pandemi covid-19. Sebab akibat wabah, Pemprov DKI Jakarta harus melakukan realokasi anggaran. Dampaknya, sebagian besar anggaran pengendalian banjir dialihkan untuk penanggulangan wabah, pemberian bantuan sosial, dan pemulihan ekonomi.
"Iya anggaran pembebasan lahan kan berkurang menjadi sedikit karena realokasi. Kita baru bisa bebaskan lahannya di tahun depan," terangnya.
Sementara waduk itu belum bisa diselesaikan, Dudi menambahkan pihaknya berupaya untuk mengurangi banjir dengan membangun sumur resapan, normalisasi saluran, dan pengerukan lumpur di kali dan waduk. (Put/A-1)
Pengembangan PLTS dapat difokuskan pada optimalisasi potensi yang telah ada, termasuk PLTS terapung di waduk-waduk strategis serta peningkatan kapasitas pembangkit yang telah beroperasi.
Cara kerja ini menjadikan waduk bekerja seperti cadangan baterai.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menyiagakan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
Perlu pembuatan sistem pencegahan banjir yang cukup besar seperti waduk atau embung
Penambahan bukaan pintu pelimpah air dilakukan lantaran kian meningkatnya curah hujan di wilayah hulu waduk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved