PLTA Pumped Storage, Ketika Waduk Berfungsi Sebagai Baterai, Pahami Cara Kerjanya Indonesia Energy Week Surabaya

Iis Zatnika
11/4/2026 16:49
PLTA Pumped Storage, Ketika Waduk Berfungsi Sebagai Baterai, Pahami Cara Kerjanya Indonesia Energy Week Surabaya
Forum Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025, pada 2026 kegiatan ini akan diawali di Surabaya, Jawa Timur.(Dok Istimewa)

PLN berencana membangun PLTA Pumped Storage di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Agenda itu dikupas dalam pertemuan PLN dengan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Selasa (24/02).

Dalam rilis Kabupaten Pacitan, disebutkan Manajer PLN UPP JBTB I Yogyakarta Wahyu Kurniawan menyatakan, PLTA Pumped Storage  Grindulu menjadi salah satu program Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yakni, pengembangan pembangkit energi baru terbarukan dengan jenis PLTA Pumped Storage sebesar 4,2 GW. Diharapkan proyek strategis ini akan memenuhi kelistrikan nasional serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi Kabupaten Pacitan.

PLTA Pumped Storage itu berkapasitas 1000 MW dan berpotensi menjadi terbesar kedua di Indonesia. PLN saat ini tengah menyiapkan uji kelayakan untuk pembangunan proyek tersebut di Desa Ketro, Kecamatan Tulakan dan Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo.

PLTA Pumped Storage merupakan pembangkit listrik tenaga air yang berfungsi sebagai sistem penyimpanan energi skala besar untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan. Berbeda dengan PLTA konvensional, PLTA PS memiliki dua waduk atas dan bawah yang dihubungkan melalui terowongan air dan unit turbin pompa.

Pumped storage adalah sistem PLTA yang punya dua waduk yaitu atas dan bawah dan bisa bekerja dua arah. Saat listrik berlebih, misalnya malam hari, air dipompa dari waduk bawah ke waduk atas, menggunakan listrik yang sedang murah berlebih, Ini seperti menyimpan energi dalam bentuk air di ketinggian. Ketika listrik dibutuhkan yaitu di jam-jam sibuk pagi dan siang hari, air dialirkan turun dari waduk atas ke waduk bawah, menggerakkan turbin, menghasilkan listrik. Cara kerja ini menjadikan waduk bekerja seperti cadangan baterai.

Inovasi ini juga dikupas Climate Policy Initiative (CPI) dalam laporannya menyebutkan PLTA Pumped Storage  yang sebelumnya telah diterapkan di PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) di Sungai Cisokan (Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur),yang  melintasi beberapa desa, direkomendasikan karena menghasilkan keluaran energi yang stabil. 

Disebutkan juga dalam penelitian Laboratorium Indonesia 2045, PLTA Pumped Storage membutuhkan luasan lahan yang mencukupi, ketersediaan air tanah, dan curah hujan. Australia National University (ANU) telah mencoba untuk memetakan potensi lokasi untuk mendirikan PHES di seluruh dunia, termasuk di Indonesia menggunakan algoritma khusus dari website Global Greenfield Atlas dari ANU. Indonesia disebutkan memiliki sekitar 26.000 lokasi potensial untuk off-river, terlepas kelas kualitasnya dengan total potensi listrik sebesar 800 TWh. Pemilihan lokasi-lokasi tersebut telah menghapuskan wilayah-wilayah sensitif seperti wilayah padat pemukiman dan wilayah hutan lindung.

Dengan mempertimbangkan lebih jauh beberapa aspek seperti perbedaan ketinggian, kecuraman, besaran diameter waduk atas (head) dan bawah (tall), dan potensi berapa besar daya (power) dan energi tersimpan (storage) yang dapat dihasilkan, maka disimpulkan bahwa Indonesia memiliki potensi off-river sebesar 319 TWh untuk kelas kualitas terbaik.

Teknologi PLTA pumped storage sebagai solusi penyimpanan energi skala besar ini akan dikupas dalam Indonesia Energy Week Surabaya, yang akan diselenggarakan pada 15-18 Juli 2026 di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan pameran dan konferensi yang menjadi bagian dari Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 itu mempertemukan penyedia dan pelaku  industri energi, kelistrikan, serta pengelolaan air dan utilitas industri di kawasan Jawa Timur dan Indonesia Timur. Pameran yang ditargetkan dihadiri 3.000 pengunjung itu dilengkapi IEE Series: Electric & Power Indonesia dan Water Indonesia. 

Electric & Power Indonesia akan menampilkan teknologi kelistrikan dan energi,  mulai dari sistem distribusi dan transmisi listrik, peralatan pembangkit, solusi energi baru dan terbarukan, hingga teknologi efisiensi energi dan otomasi industri, termasuk kaitannya dengan PLTA pumped storage. Sementara itu, Water Indonesia menghadirkan berbagai solusi pengelolaan air dan utilitas industri, termasuk teknologi pengolahan air, sistem filtrasi dan membran, hingga solusi konservasi dan efisiensi penggunaan air di berbagai sektor.

Berbagai isu energi terbarukan, termasuk PLTA pumped storage akan dikupas dalam seminar Surabaya Electric Forum 2026 dengan tema “East Java Driving Indonesia’s Energy Transition.” Forum yang diselenggarakan bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Jawa Timur itu akan menghadirkan PLN Nusantara Power, PLN Engineering, PLN UIT Jawa-Bali-Madura, Dinas ESDM Jawa Timur, akademisi ahli Institut Teknologi PLN, serta pelaku industri pengusaha dari kawasan Jawa Timur dan sekitarnya dan berbagai lembaga pembiayaan. (X-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Iis Zatnika
Berita Lainnya