Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HADI Pranoto, saksi terlapor dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait penemuan obat covid-19 sampai saat ini belum diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Hal itu disebabkan karena Hadi masih sakit.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PMJ Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan kuasa hukum Hadi untuk menjadwalkan pemanggilan ulang.
"Sementara kita masih koordinasi dengan tim pengacaranya untuk bisa menjadwalkan ulang pemanggilan atau pemeriksaan yang bersangkutan di Krimsus Polda Metro," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/8).
Berdasarkan catatan, penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus PMJ sudah dua kali memanggil Hadi. Pemanggilan pertama dilakukan pada Kamis (13/8) lalu. Namun Hadi tidak datang karena dirawat di Rumah Sakit Medistra, Jakarta akibat diabetes.
Pihak kepolisian lantas melakukan penjadwalan ulang terkait pemeriksaan Hadi pada Senin (24/8) kemarin. Yusri menyebut saat itu Hadi bersama kuasa hukumnya datang.
"Jadwal pemanggilan untuk HP itu kemarin tanggal 24 Agustus yang bersangkutan sudah datang bersama pengacaranya ke sini, tapi masih menyampaikan dia kurang sehat sehingga dilakukan pengecekan di Dokkes Polda Metro, disimpulkan sementara ini yang bersangkutan masih belum siap untuk diperiksa," ungkap Yusri.
Baca juga : Covid-19: Dua Kantor Pemerintah di Depok Ditutup
Hadi sebelumnya dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidin pada Senin (3/8). Selain Hadi, Muannas juga melaporkan musikus sekaligus youtuber Erdian Aji Prihartanto alias Anji.
Penyidik sendiri telah memeriksa Anji pada Senin (10/8). Saat itu, Anji mengaku dicecar dengan 45 pertanyaan. Ditanya kemungkinan pemeriksaan ulang terhadap Anji, Yusri berkilah bahwa hal tersebut tergantung dengan hasil pemeriksaan penyidik terhadap Hadi.
"Kita harus melihat dulu bagaimana hasil pemeriksaan dari HP sendiri karena ini kan terkait. Nanti kalau sudah ada pemeriksaan dari HP apa ada kemungkinan untuk prmeriksaan tambahan lagi kepada pemilik akun Duniamanji, nanti kita tunggu saja," tandasnya.
Muannas menilai konten wawancara Anji dengan Hadi terkait klaim penemuan obat covid-19 telah merasahkan masyarakat dan mendapat tentangan dari banyak pihak.
Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ Tanggal 3 Agustus 2020. Adapun tindak pidana yang dilaporkan adalah tindak pidana bidang ITE dan atau menyebarkan berita bohong sesuai ketentuan Pasal 28 Ayat (1) Jo Pasal 45A UU No. 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan 15 UU No.1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (OL-7)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved