Mudik Dilarang, Polda Metro Majukan Operasi Ketupat

Tri Subarkah
22/4/2020 12:26
Mudik Dilarang, Polda Metro Majukan Operasi Ketupat
Petugas kepolisian mengikuti apel di halaman markas Polda Metro Jaya.(Antara/Aprillio Akbar)

PEMERINTAH resmi melarang masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini untuk menekan laju penyebaran virus korona (covid-19).

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Polda Metro Jaya berencana memajukan jadwal Operasi Ketupat. Pada tahun sebelumnya, pelaksanaan Operasi Ketupat dilakukan pada H-7 sampai H+7 Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini akan berlangsung sejak Ramadan dimulai.

Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Larang Mudik

"Yang biasanya Operasi Ketupat atau Operasi Lebaran kita laksanakan H-7 sampai dengan H+7, sekarang ini dimajukan karena Ramadan jatuh pada 24 April. Dari situ mulai dilaksanakan Operasi Ketupat," ujar Yusri di Jakarta, Rabu (22/4).

Pelaksanaan Operasi Ketupat akan berlangsung selama Ramadan sampai seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. "Sampai dengan berakhirnya sekitar H+7 (Idul Fitri). Jadi mulai 24 April sampai H+7," imbuh Yusri.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menyebut Operasi Ketupat 2020 efektif berlangsung pukul 00.00 WIB.

Baca juga: Polisi Catat 18.974 Pelanggaran PSBB

"Jumat besok pukul 00.00 WIB akan kita mulai secara serentak, di seluruh Indonesia mungkin. Dan akan berakhir nanti 7 hari setelah Lebaran. Kita belum tahu sambil menunggu pengumuman pemerintah H+1 Lebarannynya kapan. Tapi yang jelas larangan mudik ini akan berlaku sampai H+7 Lebaran," papar Sambodo.

Yusri menegaskan upaya yang dilakukan Polda Metro Jaya merupakan bentuk dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah. Dia berharap masyarakat dapat memahami keputusan tersebut.(OL-11)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya