Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OTAK pelaku penculikan dan penyekapan di kantor event organizer kawasan Pulomas Jakarta Timur akhirnya menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya, Kamis (16/1).
Setelah sempat buron, Andre merupakan pemilik PT OHP menyerahkan diri Kamis pagi (16/1) dan langsung menjalani pemeriksaan intensif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Andre menyerahkan diri setelah ketiga pelaku lainnya AP, JCS dan AJ diamankan.
"Hari ini inisial A sebagai pemilik PT OHP menyerahkan diri. Dia datang sendirian," ujarnya.
Menurut Yusri, Andre tidak pernah melaporkan kasus dugaan penggelapan uang yang dilakukan oleh korban MS ke polisi. MS diculik dan disekap oleh pelaku karena diduga menggelapkan uang tempatnya kerja senilai Rp21 juta.
"Atas tindakannya itu, mereka berempat dikenakan Pasal 333 KUHP dan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan dan penyekapan serta merampas kemerdekaan seseorang dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara," jelas Yusri
Sebelumnya polisi menggerebek penyekapan dan penculikan di sebuah rumah di kawasan Pulomas, Jakarta Timur Rabu (15/1). (OL-11)
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Seorang pria di Rawa Buaya, Cengkareng, menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan di TKP.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved