Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi menghentikan layanan administrasi kependudukan pada 12 kecamatan di Kota Bekasi mulai Jumat (6/9) pukul 11.00 WIB. Penghentian dilakukan lantaran pemerintah akan melakukan pemeliharaan jaringan.
“Layanan tetap ada, tapi hanya menerima berkas,“ ungkap Kepala Disdukcapil Kota Bekasi Muhammad Taufiq, Jumat (6/9).
Taufiq mengatakan berkas yang dikumpulkan petugas pada Jumat (6/9) baru akan diproses pada Senin (9/9). Petugas akan menghubungi pemilik dokumen untuk proses pengambilan.
“Seluruh layanan kependudukan kan terkait dengan jaringan,“ kata dia.
Baca juga: Disdukcapil Bekasi Kejar Penumpukan Berkas Kependudukan
Pemeliharaan jaringan, lanjut dia, dilakukan dalam rangka bersih-bersih malware dan virus. Sebab, belum lama ini, tim Informasi Teknologi (IT) dan tim Kemendagri menemukan sistem dan jaringan kependudukan terserang malware.
“Maka dari itu, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, untuk MPP (Mall Pelayanan Publik) tetap beroperasi seperti biasa,” lanjut dia.
Sekretaris Disdukcapil Kota Bekasi Ridwan menambahkan jadwal pemeliharaan jaringan, sistem, serta perangkat komputer akan dilaksanakan Jumat (6/9) mulai pukul 11.00 sampai Minggu (8/9). Sementara untuk MPP BTC Mall, Atrium Pondok Gede dan Gerai Pelayanan Publik (GPP) Plaza Cibubur, pelayanan tetap berlangsung seperti biasa.
“Edaran pemeliharaan jaringan sudah kami sebat sejak pagi,” pungkasnya.(OL-5)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved