Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi mewajibkan seluruh aparatur di lingkup pemerintahan setempat ‘sedekah’ sampah non-organik mulai Senin (22/7). Hal ini dilakukan untuk mengurangi produksi sampah mulai dari hulu ke hilir.
“Sampah non-organik tersebut dikumpulkan tiap Senin usai apel gabungan di Plaza Pemkot Bekasi,” ungkap Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kemasyarakatan, Darsono, Kamis (18/7).
Baca juga: Golkar Yakin Pemilihan Wagub DKI Rampung Sebelum Pelantikan DPRD
Darsono mengatakan, sedekah sampah rencanannya akan dilakukan setiap hari Senin mulai pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB di depan Balai Patriot Kota Bekasi. Setiap aparatur mengumpulkan sedekahnya di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.
“Kita mulai dari lingkungan Pemerintah Kota Bekasi dulu sebagai contoh, yang nantinya kita teruskan hingga tingkat kelurahan dan juga RT/RW,“ kata Darsono.
Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Kustantinah, mengatakan sedekah sampah sengaja dilakukan guna membangun kesadaraan pengelolaan sampah di lingkungan aparatur. Sedekah ini, meski dilakukan secara sederhana namun berpotensi secara ekonomi, selain itu membantu usaha pelestarian lingkungan agar lebih lestari.
“Ini juga salah satu program kemandirian masyarakat, dan dalam jangka panjang membangun entrepreneur di bidang pengelolaan sampah,” kata Kustantinah.
Menurut Kustantinah, pihaknya akan memulai dari lingkungan area perkantoran pemerintahan terlebih dahulu. Pelaku usaha kuliner di area kantor dilarang menyediakan kantong plastik dan penggunaan streofom pada makanan.
“Para sekretaris untuk mensosialisasikan kepada para apratur yang ada di OPD-nya masing-masing program sedekah sampah ini,” pungkasnya. (OL-6)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved