Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBUNUH satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada November 2018 silam, Harris Simamora, dituntut hukuman mati.
Dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Bekasi, Senin (27/5), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai Haris secara sah terbukti melakukan pembunuhan satu keluarga.
"Terdakwa Harry Aris Sandigon alias Harris terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain," ungkap JPU, Fariz Rachman, Senin.
Sebelumnya diberitakan, Harry Aris Sandigon alias Harris Simamora alias Ari merupakan pelaku pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2 RT02/07, Kelurahan Jatirayahu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, 23 November 2018.
Empat korban yang dihabisi nyawanya oleh Harris ialah pasangan suami istri Diperum Nainggolan dan Maya Boru Ambarita serta dua anak mereka, Sarah Nainggolan dan Yehezkiel Arya Paskah Nainggolan.
Baca juga: Keluarga Korban 22 Mei Minta Kasus Diusut Tuntas
Fariz menilai, Harris telah melanggar Pasal 340 KUHPidana dan Pasal 363 Ayat (1) ke-3 KUHPidana.
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Harry Aris Sandigon alias Harris dengan pidana mati dengan perintah agar terdakwa tetap berada dalam sel tahanan," katanya.
Diucapkan Fariz bahwa jaksa tak menemukan hal yang meringankan hukuman Harris. Sedangkan, hal yang memberatkan hukuman yakni perbuatan terdakwa yang menimbulkan penderitaan yang mendalam terhadap keluarga korban.
"Perbuatan terdakwa dilakukan secara sadis, perbuatan terdakwa membuat 4 orang kehilangan harta benda dan nyawa," ujar Fariz. (OL-1)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved