Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi meniadakan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) selama bulan Ramadan. Rencananya, kegiatan CFD akan diberlakukan kembali saat arus balik mudik selesai.
Berdasarkan surat edaran nomor 660.1/2573/Dinas LH tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendraan Bermotor (CFD) Kota Bekasi pada Bulan Suci Ramadan 1440 H, kegiatan tersebut diliburkan selama 6 kali hari Minggu yaitu tanggal 5, 12,19, 26 Mei serta tanggal 2 Juni selama masa puasa Ramadan dan 9 Juni pascaarus mudik lebaran.
Kegiatan CFD di Jalan Ahmad Yani yang biasa digelar hingga bundaran Landmark Summarecon Bekasi akan berjalan normal kembali pada 16 Juni.
Baca juga: Kejari Jaksel Luncurkan Mobil Tilang di Lokasi CFD
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Lutfi juga mengatakan kebijakan CFD ditiadakan ini mengacu pada Maklumat Wali Kota Bekasi No 451/2430/Setda-Kessos tanggal 24 April 2019. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekhusyukan di bulan suci Ramadan 1440 H.
"CFD sementara kita tiadakan dalam rangka menyambut, mengisi, menjaga kekhusyukan dan menjaga kesucian amaliah bulan suci Ramadan 1440 H," ungkap Jumhana, Rabu (8/5).
Jumhana menambahkan, bagi warga yang masih ingin melakukan aktivitas olahraga saat puasa, pihaknya memfasilitasi Hutan Kota ataupun area stadion. Sehingga, kegiatan rutin warga yang ingin berolahraga saat bulan Ramadan masih bisa berjalan.
“Untuk hutan dan area stadion, kita masih dibuka tiap Minggu bagi warga,” tandas dia.(OL-5)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved