Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA kali uji coba pengoperasian alat Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Sumur Batu, Bantargebang, Kota Bekasi, mengalami kegagalan. Padahal, kontrak kerja sama pembangunan PLTSa tersebut sudah berjalan selama tiga tahun.
“Pemerintah masih memberikan satu kali kesempatan kepada pihak swasta PT Nusa Wijaya Abadi (NWA) sebagai pihak investor,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi, Selasa (26/3).
Menurut Jumhana, kedua uji coba tersebut dilakukan pada 5-6 Februari lalu dan Rabu (20/3) pekan lalu. Sementara, uji coba ketiga akan dilakukan pada akhir Maret. Karena itu, Jumhana berharap pada kesempatan ketiga ini pihak pengembang bisa merealisasikan proyek PLTSa tersebut.
“Kontraknya sudah berjalan tiga tahun, sejak 2016 lalu,” kata dia.
Baca juga: PLTSa belum Mampu Perpanjang Usia TPST Bantargebang
Jumhana membandingkan pekerjaan pengembang PLTSa Sumur Batu dengan PLTSa Bantargebang yang dikerjakan BPPT yang tidak sampai satu tahun sudah bisa terealisasi. Dari sisi infrastruktur pun saat ini terlihat lebih megah dibandingkan dengan PLTSa Sumur Batu.
“PLTSa Bantargebang saja cepat, harusnya bisa segera. Soalnya jangan terlalu menunggu lama, ini gundukan sampah semakin tinggi, sistem yang ada pun masih sanitary landfill,” tandas dia.(OL-5)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved