Update Gempa 7,5 M Jepang: Tsunami Terdeteksi, PM Takaichi Konfirmasi Adanya Kerusakan

Irvan Sihombing
20/4/2026 16:46
Update Gempa 7,5 M Jepang: Tsunami Terdeteksi, PM Takaichi Konfirmasi Adanya Kerusakan
Ilustrasi(Dok. sundayguardianlive.com)

BADAN Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan gelombang tsunami setinggi 80 sentimeter telah terdeteksi di Pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate setelah terjadi gempa Magnitudo 7,5. Sementara itu, tsunami dengan ketinggian lebih rendah, yakni 40 sentimeter, tercatat di Pelabuhan Miyako di prefektur yang sama.

Di sisi lain, Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi mengonfirmasi bahwa gempa dahsyat Magnitudo 7,5 telah menimbulkan kerusakan di sejumlah titik.

"Saat ini, kami telah menerima laporan bahwa 'kerusakan materiil dan korban manusia tengah diidentifikasi'. Kami akan terus mengumpulkan laporan detail untuk menangani respons bencana ini," ujar PM Takaichi seperti dilansir dari independent.co.uk.

Guna menangani dampak gempa tersebut, PM Takaichi telah membentuk satuan tugas darurat khusus.

Diminta segera mengungsi

Berdasarkan instruksi Badan Meteorologi Jepang, penduduk yang berada di wilayah peringatan tsunami diminta untuk segera menjauh dari area pantai serta sungai, dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Peringatan tingkat tertinggi saat ini berlaku untuk wilayah Iwate dan Hokkaido bagian tengah, meskipun status siaga tsunami tetap diberlakukan di hampir seluruh garis pantai timur Jepang. Pihak berwenang telah menetapkan Iwate sebagai wilayah yang paling terancam dan memperingatkan warga untuk mewaspadai datangnya gelombang tsunami hingga ketinggian 3 meter.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Jepang menerbitkan peringatan tsunami untuk sebagian besar wilayah pesisir timur menyusul gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,5 yang mengguncang Samudra Pasifik, Senin (20/4). 

Berdasarkan data dari JMA, gempa tersebut berpusat di Samudra Pasifik pada kedalaman 10 km. Lindu yang terjadi pada pukul 16.53 waktu setempat ini berlokasi di lepas pantai Sanriku, dengan episentrum berada sekitar 100 km sebelah timur kota pesisir Miyako di Prefektur Iwate. (I-1)

Poin Utama untuk Navigasi Cepat:

  • Tsunami Terdeteksi: Pelabuhan Kuji (80 cm) dan Pelabuhan Miyako (40 cm).
  • Potensi Maksimum: Gelombang hingga 3 meter masih mengancam wilayah terdampak.
  • Status Kerusakan: PM Sanae Takaichi mengonfirmasi adanya kerusakan bangunan dan laporan mengenai korban manusia sedang diverifikasi.
  • Respons Pemerintah: Pembentukan Satgas Darurat untuk percepatan penanganan bencana.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya