Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan gelombang tsunami setinggi 80 sentimeter telah terdeteksi di Pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate setelah terjadi gempa Magnitudo 7,5. Sementara itu, tsunami dengan ketinggian lebih rendah, yakni 40 sentimeter, tercatat di Pelabuhan Miyako di prefektur yang sama.
Di sisi lain, Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi mengonfirmasi bahwa gempa dahsyat Magnitudo 7,5 telah menimbulkan kerusakan di sejumlah titik.
"Saat ini, kami telah menerima laporan bahwa 'kerusakan materiil dan korban manusia tengah diidentifikasi'. Kami akan terus mengumpulkan laporan detail untuk menangani respons bencana ini," ujar PM Takaichi seperti dilansir dari independent.co.uk.
Guna menangani dampak gempa tersebut, PM Takaichi telah membentuk satuan tugas darurat khusus.
Berdasarkan instruksi Badan Meteorologi Jepang, penduduk yang berada di wilayah peringatan tsunami diminta untuk segera menjauh dari area pantai serta sungai, dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Peringatan tingkat tertinggi saat ini berlaku untuk wilayah Iwate dan Hokkaido bagian tengah, meskipun status siaga tsunami tetap diberlakukan di hampir seluruh garis pantai timur Jepang. Pihak berwenang telah menetapkan Iwate sebagai wilayah yang paling terancam dan memperingatkan warga untuk mewaspadai datangnya gelombang tsunami hingga ketinggian 3 meter.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Jepang menerbitkan peringatan tsunami untuk sebagian besar wilayah pesisir timur menyusul gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,5 yang mengguncang Samudra Pasifik, Senin (20/4).
Berdasarkan data dari JMA, gempa tersebut berpusat di Samudra Pasifik pada kedalaman 10 km. Lindu yang terjadi pada pukul 16.53 waktu setempat ini berlokasi di lepas pantai Sanriku, dengan episentrum berada sekitar 100 km sebelah timur kota pesisir Miyako di Prefektur Iwate. (I-1)
Kementerian Luar Negeri RI memastikan belum ada laporan mengenai WNI menjadi korban pasca-gempa bermagnitudo 7,5 yang memicu peringatan tsunami di pesisir timur Jepang.
OPERATOR pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Jepang langsung melakukan inspeksi menyeluruh setelah gempa kuat bermagnitudo 7,5 mengguncang wilayah timur laut.
PEMERINTAH Jepang menerbitkan peringatan tsunami untuk sebagian besar wilayah pesisir timur menyusul gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,5.
Jepang memulihkan keadaan usai gempa M7,5 dan tsunami kecil. PLTN dilaporkan aman, pelepasan air olahan Fukushima dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi.
Gempa berkekuatan 7,5 magnitudo yang mengguncang wilayah utara dan tengah Jepang pada Senin lalu diikuti oleh serangkaian gempa susulan signifikan, termasuk yang terbesar M6,6 dan 5,1.
Otoritas Jepang memperingatkan risiko gempa berkekuatan Magnitudo 8,0 atau lebih tinggi dalam sepekan ke depan setelah gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Prefektur Iwate.
Prefektur Shimane di Jepang diguncang gempa magnitudo 6,2 pada Selasa pagi. Otoritas memastikan tidak ada peringatan tsunami meski terjadi beberapa gempa susulan.
Gempa berkekuatan M 6,7 mengguncang wilayah timur laut Jepang disertai peringatan tsunami setinggi 1 meter.
Jepang kembali diguncang gempa besar pada Sabtu sore, 9 November 2025, kali ini berpusat di lepas pantai Prefektur Iwate, kawasan timur laut negeri tersebut
KEKHAWATIRAN akan tsunami besar di wilayah Pasifik mulai mereda pada Rabu (30/7), setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,8 mengguncang wilayah terpencil di Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved