Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Tiongkok menyatakan keprihatinan atas tindakan militer Amerika Serikat (AS) yang menaiki kapal kargo Iran, serta mendesak semua pihak menahan diri guna mencegah eskalasi konflik di kawasan strategis tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun mengatakan bahwa stabilitas di Selat Hormuz sangat penting bagi perdagangan global.
"Selat Hormuz adalah jalur air penting untuk distribusi barang dunia, dan menjaganya tetap aman serta stabil melayani kepentingan komunitas internasional," ujarnya kepada wartawan di Beijing dilansir Anadolu, Senin (20/4).
Guo juga menyoroti tindakan Amerika Serikat terhadap kapal Iran. "Mengenai AS yang mengambil kapal (Iran) secara paksa, kami menyatakan keprihatinan," sebutnya.
Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan angkatan lautnya mencegat kapal kargo berbendera Iran yang mencoba menembus blokade di Teluk Oman. Kapal tersebut dilaporkan dilumpuhkan dan kini ditahan oleh Marinir AS.
Menurut Trump, kapal perusak rudal berpemandu USS Spruance melakukan pencegatan terhadap kapal bernama Touska setelah awaknya mengabaikan sejumlah peringatan untuk berhenti. Tiongkok berharap kedua negara dapat menghindari peningkatan ketegangan dan kembali ke jalur diplomasi.
"Tiongkok berharap AS dan Iran dapat memenuhi kewajiban mereka, mematuhi gencatan senjata, untuk mencegah eskalasi dan menyediakan kondisi yang diperlukan untuk normalisasi kembali selat tersebut," jelas Guo.
Ia juga menyerukan agar kedua pihak mempertahankan momentum gencatan senjata, terus mendorong de-eskalasi sebagai langkah menuju penyelesaian politik.
Insiden ini terjadi di tengah upaya internasional untuk membawa AS dan Iran kembali ke meja perundingan di Pakistan. Gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Islamabad dijadwalkan berakhir pada Rabu.
Sebelumnya, Iran sempat menyatakan jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali dibuka, namun kemudian menutupnya lagi sehari setelah pernyataan Trump bahwa blokade terhadap pelabuhan Iran akan tetap diberlakukan.
Konflik antara AS dan Iran sendiri meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap Teheran. Iran kemudian membalas dengan menargetkan aset dan pangkalan AS di berbagai wilayah Timur Tengah.
Pertempuran sempat mereda setelah gencatan senjata pada 8 April. Namun, perundingan tingkat tinggi yang digelar di Islamabad pada 11-12 April berakhir tanpa kesepakatan.
Trump telah mengumumkan bahwa delegasi AS akan kembali ke Pakistan untuk melanjutkan putaran kedua pembicaraan. Meski demikian, hingga kini Teheran belum secara resmi menyatakan keikutsertaannya dalam perundingan lanjutan tersebut. (Fer/P-3)
Pasukan Iran meluncurkan serangan drone ke kapal AS sebagai balasan atas penyitaan kapal Touska. Ketegangan meningkat di jalur perdagangan energi global.
Ketegangan AS-Iran memuncak setelah USS Spruance menembak ruang mesin kapal Touska. Iran ancam balas tindakan yang disebut sebagai pembajakan bersenjata.
Ketegangan di Teluk Oman meningkat setelah sebuah kapal dihantam proyektil misterius. Abu Dhabi juga menutup fasilitas gas Habshan akibat serpihan rudal.
AS umumkan 11 kapal Iran di Teluk Oman hancur total dalam operasi militer gabungan AS-Israel. Simak kronologi dan dampak konflik terbaru di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved