Prabowo-Putin Sepakat Dorong Stabilitas Global

M Ilham Ramadhan Avisena
14/4/2026 19:08
Prabowo-Putin Sepakat Dorong Stabilitas Global
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.(BPMI Setpres)

Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin tak hanya membahas kerja sama ekonomi, tetapi juga mengarah pada kesepahaman politik terkait dinamika geopolitik global dan penguatan tatanan multilateral.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan, pertemuan yang berlangsung selama lebih dari tiga jam itu diawali dengan pembicaraan bilateral antar delegasi, sebelum dilanjutkan dengan pertemuan terbatas dalam suasana lebih akrab. Dalam forum tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, mulai dari ekonomi hingga perkembangan geopolitik dunia.

"Dalam pertemuan tertutup, kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai kondisi geopolitik yang terus berubah dan implikasinya terhadap stabilitas kawasan. Yang pasti secara politis kedua negara sepakat untuk terus melakukan upaya-upaya dalam rangka memperkuat struktur multilateral, melakukan upaya-upaya untuk mencapai perdamaian," kata Sugiono seperti disaksikan dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/4).

Kesepahaman tersebut juga mencakup komitmen menjaga keamanan dan stabilitas kawasan, dengan pendekatan yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Indonesia dan Rusia, kata Sugiono, melihat pentingnya memperkuat peran kerja sama internasional di tengah ketidakpastian global.

Menurut Sugiono, Presiden Prabowo secara langsung menyampaikan apresiasi atas kesediaan Presiden Putin menerima kunjungan dalam waktu singkat. Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 15.00 waktu setempat itu berlangsung intens hingga menjelang malam.

Di sisi lain, aspek ekonomi tetap menjadi fondasi utama hubungan bilateral. Kerja sama di bidang energi disebut menjadi salah satu prioritas, terutama dalam mendukung ketahanan energi nasional Indonesia ke depan.

"Kerja sama di bidang energi yang diharapkan bisa menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional," kata Sugiono. 

Dia menambahkan, Rusia merupakan mitra strategis sekaligus partner dagang penting bagi Indonesia. Karena itu, kedua negara sepakat untuk melanjutkan dan meningkatkan kerja sama yang telah terjalin, termasuk memperluas hubungan antarmasyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Putin juga menyampaikan undangan kepada Presiden Prabowo untuk menghadiri sejumlah agenda penting di Rusia, termasuk kegiatan di Kazan pada Mei dan pameran industri pada Juli mendatang. Undangan ini dipandang sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral agar semakin intensif. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya