Arab Saudi Desak AS Kembali ke Meja Perundingan, Buka Blokade Selat Hormuz 

Media Indonesia
14/4/2026 17:41
Arab Saudi Desak AS Kembali ke Meja Perundingan, Buka Blokade Selat Hormuz 
: Gambar satelit yang disertakan ini, yang disediakan oleh Vantor dan diambil serta dirilis pada 2 Maret 2026, memperlihatkan kerusakan di kilang minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco. Militer Arab Saudi telah menaikkan tingkat kesiapsiagaannya setelah sera(Satellite image ©2026 Vantor / AFP)

ARAB Saudi mendesak Amerika Serikat membuka blokade Selat Hormuz. Selain itu, AS diminta kembali berunding dengan Iran.

"Negara-negara Teluk tidak ingin perang berakhir dengan Iran menguasai Selat Hormuz, jalur ekonomi vital mereka,"demikian laporan Wall Street Journal pada hari Selasa (14/4).

Arab Saudi khawatir keputusan Presiden AS Donald Trump memblokade Selat Hormuz dapat menyebabkan Iran meningkatkan eskalasi dan mengganggu jalur pelayaran penting lainnya.

Arab Saudi juga khawatir Iran membalas blokade dengan menutup Bab al-Mandeb - jalur sempit strategis di Laut Merah yang vital untuk sisa ekspor minyak Saudi.

Oleh karena itu, negara-negara teluk mendesak AS kembali ke meja perundingan dengan Iran.

Sementara itu, dilaporkan pula bahwa AS dan Iran tetap menjalin komunikasi lewat perantara dan siap berunding.

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS di Selat Hormuz  berlaku pada Senin (13/4) pukul 14.00 GMT (21.00 WIB).

Hal itu disampaikan Donald Trump setelah perundingan antara AS dan Iran yang digelar di Teheran gagal mencapai kesepakatan.  (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya